SOSIALISASI TATAP MUKA KEPADA PMP DEPOK, JAKARTA SELATAN DAN JAKARTA PUSBARU

Depok – Bertempat di Gedung Sekar Peni, Jl. Siliwangi No. 14 Pancoran Depok telah dilaksanakan sosialisasi tatap muka kepada PMP. Acara dihadiri oleh perwakilan dari Witel Bogor, Yakes Telkom, Dapen Telkom, Kandatel Depok, Kandatel Bogor, serta Pengurus dan anggota P2TEL Cabang Depok, Cabang Jakarta Selatan dan Cabang Jakarta Pusbaru dengan jumlah peserta yang hadir sekitar 243 PMP, Sabtu (11/08/18).

Acara dibuka oleh MC kemudian doa bersama dan menyanyikan Mars P2TEL. Dilanjutkan sambutan dari M. Nasrul Ihsan selaku GM Witel Bogor menyampaikan bahwa ini merupakan kesempatan yang membanggakan bisa bertemu dengan P2TEL Depok, Jaksel, dan Pusbaru. Kita harus maju bersama TelkomGroup, ingat The Telkom Way ingat rumah kita. Rumah ada penghuninya termasuk kita. Mudah-mudahan kebersamaan kita Telkom, P2TEL, Yakes, dan Dapen Telkom dapat terus memajukan eksistensi TelkomGroup yang sejahtera dan bahagia.

Selanjutnya adalah sambutan dari Wiharto selaku Koordinator P2TEL sejabodetabek menyampaikan bahwa kita wajib bersyukur karena program Bedah Rumah Telkom tahun ini sudah terealisasi sebanyak 153 rumah. Selain itu ada program sewa rumah untukn PMP yang tidak memilki tempat tinggal, serta program kunjungan sakit maupun kunjungan lansia. Beliau berharap Dapen dan Yakes Telkom lebih memfokuskan diri untuk mensejahterakan pensiunan terutama pensiunan yang duafa.

Acara dilanjutkan dengan laporan penyelenggaraan yang disampaikan oleh Erlan selaku Ketua Cabang PC Depok, sosialisasi mengenai hak dan kewajiban anggota P2TEL oleh Yeris selaku ibu asuh P2TEL sejabodetabek, kemudian pemaparan materi dari Yakes Telkom dan Dapen Telkom, ditutup dengan diskusi tanya jawab.

Setelah sosialisasi kepada PMP siang harinya dilanjutkan dengan Edukasi dan Literasi bersama P2TEL Cabang Depok, Jaksel, dan Pusbaru. PC P2TEL diberi kesempatan untuk memberikan laporan mengenai masing-masing cabang, menyampaikan keluhan dan kebutuhan cabang. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab antara P2TEL, Yakes dan Dapen Telkom.

BENCHMARK DAPEN ANGKASA PURA II (DAPENDA)

Bandung – Dapen Telkom menerima kedatangan Pengurus dan Tim Dapen Angkasa Pura II (DAPENDA) untuk melakukan benchmark, acara dibuka oleh Kabid GA Dapen Telkom, selanjutnya Erry Dwi Prasetyo Direktur Utama DAPENDA menyampaikan maksud dan tujuannya melakukan benchmark ke Dapen Telkom selain untuk bersilaturami tetapi ingin berbagi pengetahuan dalam pengelolaan dana pensiun. Dalam acara ini dihadiri pula M. Sulthonul Arifin – Direktur Kepesertaan, para Senior Leader Dit Kepesertaan dan Sutarji – Kepala Bidang Direktorat Keuangan, Rabu (01/08/18).

Adapun topik pembahasan yang ingin dipelajari oleh DAPENDA adalah gambaran umum pengelolaan dana pensiun di Dapen Telkom, khususnya berkaitan dengan pelaksanaan/implementasi POJK 5/2017 karena ingin meningkatkan manfaat pensiun melalui Manfaat Lain.

M. Sulthonul Arifin selaku Direktur Kepesertaan menjelaskan bahwa Dapen Telkom memiliki PMP (Penerima Manfaat Pensiun) yang MPnya masih dibawah Rp. 1.000.000. Jadi kita harus memikirkan bagaimana caranya supaya ada tambahan lain, sehingga kita mencari solusi melalui pelaksanaan POJK 5/2017. Kita mencadangkan sebagian hasil usaha dan difokuskan untuk memberi Manfaat Tambahan. Manfaat Tambahan tersebut sudah mulai direalisasi sejak 2017 dan bertepatan dengan hari lebaran. Mudah-mudahan dari pertemuan ini kita mendapat banyak manfaat dan mendapat feedback. Kita bersama-sama tetap berusaha menyempurnakan manfaat bagi para peserta.

Sutarji – Kabid Keuangan menjelaskan bahwa Dapen Telkom sudah membuat PDP baru dengan menyesuaikan POJK 5/2017. Pengelolaan dana Manfaat Tambahan mulai dari Pembentukan Dana Cadangan, Pengembangan dan Pembayaran Dana Manfaat Tambahan harus dicatat secara terpisah, namun yang dimaksud bukan benar-benar terpisah, hanya akun-akunnya saja yang dibedakan dan tetap terkonsolidasi dalam laporan keuangan Dapen serta di audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).

Selanjutnya acara berlangsung secara interaktif karena lebih banyak diskusi dan tanya jawab antara Dapen Telkom dan DAPENDA. Kemudian acara ditutup dengan pemberian cinderamata.