Info Layanan DAPEN Telkom

Dalam rangka memberikan Pelayanan secara maksimal kepada Para Pensiunan khsusunya berkaitan dengan cuti bersama untuk merayakan hari Raya Idul Fitri 1440 H, kami informasikan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Manfaat Pensiun Bulanan (MPB) periode Juni 2019 akan diterima oleh PMP pada tanggal 1 Juni 2019 untuk yang rekening MPB nya pada 5 Bank Koordinator yaitu : BNI, Mandiri, BRI, BWS dan BTPN, sedangkan untuk yang rekeningnya diluar Bank tersebut maka proses kliring akan dilakukan oleh Bank Koordinator (BWS) pada hari kerja (tanggal 10 Juni 2019). Kami informasikan bahwa 5 Bank Koordinator tersebut di atas tetap memberikan layanan untuk cabang-cabang tertentu pada libur lebaran sesuai dengan informasi dari call center atau web masing- masing Bank dengan rincian sebagai berikut :

2. Untuk layanan Dapen Telkom dapat dilakukan melalui WA ke              nomor : +62 811-2193-151, +62 811-2183-151, +62 811-2155-151.

Pada kesempatan ini, Pengurus & Keluarga Besar Dapen Telkom mengucapkan

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H.
Mohon Maaf Lahir & Batin”

Semoga amal ibadah yang telah dilaksanakan selama bulan Suci Ramadhan diterima oleh Alloh SWT dan mendapatkan pahala yang sebesar-besarnya, Aamiin Yaa Rabbal’alamiin.

Selamat menikmati momen silaturahmi bersama keluarga tercinta.

Salam Always The best

 

KOMITMEN PELAKSANAAN TATA KELOLA DANA PENSIUN YANG BAIK (Good Pension Fund Governance) DI DANA PENSIUN TELKOM

SE GPFG 2019

SE : 560 /UM-00/DPT-002/2019 Merupakan komitmen Kami untuk menerapkan Prinsip Tata Kelola Dapen (GPFG) yang baik di Dapen Telkom.

Maka dengan ini, kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan seluruh pihak atas hal ini, untuk menegakan GPFG yang baik di Dapen Telkom. (CorpComm)

Pembayaran Dana Manfaat Tambahan 2019

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan berkah dan rahmat-Nya kepada kita semua.

Diberitahukan kepada Penerima Manfaat Pensiun (PMP) bahwa DAPEN Telkom membayarkan Manfaat Tambahan pada tanggal        24 Mei 2019. Pemberian Manfaat tambahan ini dalam rangka event keagamaan sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Pengawas. Mohon untuk cek di masing-masing rekening dan mewaspadai jika ada penipuan.

Untuk info lebih lanjut Hub 022-2500983, WA : 08112193151 / 08112183151 (hari & jam kerja).

Semoga dengan pemberian Manfaat Tambahan ini dapat bermanfaat, menambah kebahagiaan dan rasa syukur dalam menyambut Idul Fitri 1440 H.

Pada kesempatan yang baik ini, kami atas nama Pengurus dan Keluarga Besar Dapen Telkom mengucapkan “SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1440 H, MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN”.

Direktur Kepesertaan memberikan Sharing Management dalam Kegiatan Ramadhan 1440 H di Dapen Telkom

Musholla Raji’ul Hadi (16/5) Direktur Kepesertaan –                              Bpk. M. Sulthonul Arifin memberikan Tausiyah dan Sharing Management bertema Ilmu dalam Islam Kepada seluruh Karyawan Dapen Telkom.

Pa Sulthonul menyampaikan, Siapa yang menginginkan di dunia nya enak, harus tau ilmu nya, kalo ingin bahagia di akhirat ada ilmu nya kalo ingin bahagia kedua-duanya itu juga ada ilmunya.

Pada surat Al-Imron 190.
Allah berfirman :
Sesungguhnya Allah menciptakan langit dan bumi itu menjadi tanda-tanda bagi orang yang disebut Allah itu Ulil Albab, Bahasa Arab nya arti Ulil itu adalah tali Albab itu adalah pelana jadi yang bisa mengendalikan kuda. Disini ditafsirkan adalah orang-orang yang mempunyai ilmu.

Apakah tanda-tanda orang-orang yang mempunyai Ulil Albab, orang yang selalu ingat kepada Allah kapan dan dimanpun berada, dalam kondisi berdiri, duduk atau terlentang, dia akan menyimpulkan dengan ilmu nya itu robbana….

Ya Allah semua apa yang kau ciptakan di muka bumi ini maupun langit tidak ada satu pun yang tercuma-cuma, semua ada hikmahnya.

Itulah kalo kita mencari ilmu kita akan mendapat kesimpulan itu, sebagai contoh yang disampaikan dalam surat Al Imron 190.
Apapun yang diciptakan Allah, apakah itu benar atau kejadian apapun tidak ada yang sia-sia.

Subhanallah adalah kata2 pujian biasanya diawali kejadian-kejadian luar biasa yang secara akal sajah itu tidak bisa menerima, tapi kalo orang beriman dengan ilmu nya pasti percaya. Kalo kita semakin punya ilmu semakin kita takut kepada Allah dan semakin takwa, bukan sebailknya.

Kita belajar saham setiap hari, waktu nya sholat di tunda-tunda, boleh belajar ilmu lain tapi kembali lagi, apabila kita saatnya kembali ya kita kembali.

Apakah ilmu yang sudah kita dapatkan apakah sudah seperti itu
dalam Islam mencari ilmu itu ada hukumnya yaitu Fardhu Ain, ada Fardhu Kifayah ada makruh ada mubah ada juga yang haram.
Sama dengan kejadian- kejadian yang diciptkan Allah untuk makanan kita atau pekerjaan-pekerjaan kita sehari-hari.

Fardhu Ain itu tidak bisa ditawar- tawar, semua umat hamba Allah atau kita sendiri ataupun anak- anak wajib diberikan bekal Fardhu Ain untuk ilmu yang pertama adalah Ilmu Tauhid, Ilmu Ketuhanan Ilmu ke Esaan Allah.
Sudahkan anak-anak kita diberikan bekal itu?
Ayo koreski, itu adalah Fardhu Ain, kalo kita kerjakan dapat pahala kalo kita tinggalkan mendapat dosa.

Kita mau ibadah sholat, mau ngaji mau beribadah kepada Allah semua di awali dengan toharoh yaitu bersuci.
Karna syarat menghadapi Allah syah nya sholatnya, syah nya ngaji, syah nya ihrom syaratnya bersuci.
sudah kah kita belajar tentang Ilmunya ?

Presdir memberikan Sharing Management dalam Kegiatan Ramadhan 1440 H di Dapen Telkom

Dalam rangka kegiatan Ramadhan 1440 H Presdir memberikan Tausiyah dan Sharing Management.

Mushola Raji’ul Hadi (9/5) Presiden Direktur Dana Pensiun Telkom – Bpk Gatot Rustamadji memberikan Tausiyah dan Sharing Management bertema Syukur Kepada seluruh Karyawan Dapen Telkom.

Pa Gatot menyampaikan pada Tahun 2017 beliau membaca artikel mengenai penelitian PBB, menyatakan bahwa manusia dapat memenuhi kebutuhan nutrisi nya sehari minimal 2 kali, Bahasa mudah nya bahwa manusia dapat memenuhi kebutuhan nutrisi nya sehari 2 kali (makan 2 kali sehari) berarti ditanyakan manusia yang mampu di muka bumi ini.

Berapa besar atau berapa banyak yang masuk dalam kriteria tersebut, yaitu bahwa yang bisa memenuhi nutrisi 2 kali sehari itu manusia atau penduduk di muka bumi ini yang bisa memenuhi nutrisi tersebut hanya 15% di dunia.

Sisanya sekian persen belum bisa makan atau memenuhi nutrisinya sehari 2 hari. Menimbulkan pertanyaan lagi buat PBB, lalu apa yg menjadikan dasar membuat mereka bahagia ?

Kriteria yang pertama adalah keimanan kita, karna manusia beragama, mereka bisa bahagia karna mereka selalu bersyukur. Meskipun mereka dalam kekurangan Kalo mereka beryukur maka hidupnya akan dijamin bahagia.

Dan saya yakin yang hadir disini di Mushola Raji’ul Hadi ini termasuk di dalam yang 15 %. Insya Allah semua disini nutrisi nya tercukupi.

Maka betapa sombong nya apabila kita tidak bersyukur.
Mungkin di kehidupan keseharian kita ada hal-hal sederhan kita yang mungkin ada hal-hal lain yang mudah tetapi begitu sulit bagi kita, atau kita menemukan kesulitan – kesulitan dan sulit menemukan jalan keluarnya mungkin kita belum siap di beri amanah lebih oleh Allah SWT.

Ingat semua yang kita miliki termasuk panca indra, kepintaran, kesehatan, harta benda yang kita punya adalah bukan milik kita, ini semua adalah titipan. Dan titipan tersebut kita pergunakan dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Apabila kita pandai beryukur pasti di berikan lebih lagi oleh yang menitipkan.

Itu lah salah satu obat manusia agar kita sehat, optimis dalam segala hal serta dapat berbagi dengan kelebihan kita.

Maka….. selalu bersyukur lah…

SERAH TERIMA JABATAN DIREKTUR PT KOPRIMA SANDYSEJAHTERA (KSS PROPERTI)

Bandung – 7 Mei 2019 bertempat di Topas Galeria Hotel, diadakan serah terima jabatan Direktur KSS PROPERTI yaitu Bpk Joko Setyanto yang telah memasuki masa purna bakti.

Acara tersebut diawali dengan sambutan dari Direktur Utama KSS PROPERTI, Bp. Priyo Untomo yang memberikan kesan-kesannya bahwa Bpk Joko Setyanto adalah orang yang memiliki sifat jujur, tekun dan tidak pernah mengeluh, tak lupa pula Bp Priyo Untomo menyampaikan permohonan maapnya selama berinteraksi selama ini dan menyampaikan pula progres rencana pengembangan KSS PROPERTI perlahan tapi pasti akan menuju perusahaan yang lebih baik lagi kedepannya.

Setelah sambutan dari Direktur Utama KSS PROPERTI, selanjutnya adalah sambutan dari Presiden Direktur Dana Pensiun Telkom          Bp Gatot Rustamadji selaku wakil dari Pemegang Saham, dalam sambutannya Bp. Gatot Rustamadji menyampaikan bahwa beliau sebetulnya lebih mengenal Ibu Joko dibandingkan dengan Bp Joko, karena pernah Bersama-sama bertugas di Yayasan Kesehatan Telkom.

Setelah sambutan acara selanjutnya adalah penandatanganan dokumen serah terima jabatan dari Bp Joko Setyanto kepada Direktur Utama Bp Priyo Untomo dan disaksikan oleh Komisaris Utama KSS PROPERTI Bp Sujadi Merdekarianto.

JEMPUT BOLA PELAYANAN KEPADA PARA PESERTA WISUDAWAN PURNABHAKTI TELKOM

Bandung – Salah satu hal yang sering luput dari Karyawan pada umumnya adalah pemahaman tentang hak dan kewajiban di masa purnabhakti, yang menjadikan beberapa hak dan kewajiban sering terlewatkan oleh para Great Heroes kita. Memperhatikan hal tersebut, Dapen TELKOM berinisiatif melakukan jemput bola dalam memberikan edukasi dan sosialisasi sekaligus pelayanan kepada para Penerima Manfaat Pensiun (PMP) di momen wisuda Purnabhakti TELKOM tanggal 2-4 Mei 2019 di Bandung. Dalam hal itu, Dapen TELKOM berkolaborasi dengan unit HCBP TELKOM membuka stand pelayanan di 8 (delapan) hotel tempat wisudawan menginap, dan memberikan layanan antara lain perekaman sidik jari, penyebaran brosur dan pengisian kuisioner pelayanan serta tanya jawab seputar pelayanan pensiun.

Wisuda Purnabhakti ini dipandang sebagai momentum yang tepat guna memberikan edukasi dan sosialisasi mengingat para Great Heroes tersebut adalah “newbie” pada dunia yang baru tersebut. Selain itu, pada momentum wisuda Purnabhakti tersebut, hampir seluruh Great Heroes akan hadir dan didampingi suami/istri, sehingga membuat edukasi dan sosialisasi jauh lebih efektif. Antusiasme para Purnabhakti juga sangat tinggi, terlihat dari banyaknya antrian dan tingginya pencapaian, di mana seluruh dari 940 peserta Purnabhakti yang hadir di acara wisuda mengunjungi stand Dapen TELKOM guna melakukan perekaman sidik jari, sebagai salah satu bentuk persiapan digitalisasi layanan Dapen TELKOM ke depan.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja solid dan smart tim Dapen TELKOM beserta HCBP yang dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian serta mitigasi resiko kegagalan. Pada hari H pelaksanaan dilakukan pengiriman sms broadcast kepada peserta dan pada saat pelaksanaan dilakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan personel HC Service masing-masing Regional / Non Regional dan petugas dari Event Organizer.

Dengan kegiatan jemput bola ini diharapkan para PMP beserta keluarga dapat memahami hak dan kewajibannya sehingga misi Dapen TELKOM untuk mengelola kesinambungan pembayaran Manfaat Pensiun secara tepat waktu, jumlah dan penerima serta memberikan pelayanan terbaik dapat tercapai.

RAJI’UL HADI Musholla Baru Dapen Telkom

Setelah sekian lama seluruh insan Dapen Telkom memimpikan memiliki Musholla yang representatif, syukur Alhamdulillah pada 2 Mei 2019, Mushola yang bernama RAJI’UL HADI ini telah berdiri dan diresmikan, dibangun persis di tengah-tengah lantai dasar Gedung Dapen Telkom.

Tak dipungkiri, berdirinya Musholla yang sangat indah dan modern serta minimalis ini memberi magnet dan spirit baru bagi para pegawai untuk dapat beribadah secara maksimal untuk melaksanakan kewajiban shalat fardhlu berjamaah yang bisa memuat hingga mencapai 50 lebih jamaah. Di samping itu dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya untuk memakmurkan Masjid/Musholla tersebut.

Dalam acara peresmian, diawali lantunan merdu ayat suci Qur’an Surat At Taubah ayat 18-22 oleh Saresh, siswa SMP AL AZHAR Bandung, Putra dari Direktur Investasi Dapen Telkom dan Saritilawah disampaikan oleh Indah, Karyawati Dapen Telkom.
Pada Acara Peresmian yang dihadiri para Pengurus dan jajaran Karyawan Dapen Telkom tersebut, disampaikan sambutan pembuka oleh M. Sulthonul Arifin, Direktur Kepesertaan Dapen Telkom, dimana disampaikan betapa mulianya bagi orang yang membangun dan memakmurkan Masjid atau Mushola. Sebagaimana Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang membangun masjid, maka Allah akan bangunkan baginya semisalnya di surga.”

Di samping itu Sulthonul mengingatkan bahwa Allah berfirman “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS At-Taubah: 18).

Dengan kita melakukan ibadah shalat di masjid atau Musholla, ini bisa bermakna bahwa kita ingin meraih kemenangan. Kemenangan apa yang dimaksud?, Yaitu kemenangan untuk melawan hawa nafsu yang buruk, hal ini tercermin ketika kita mendengar dan memaknai dari panggilan Adzan” ujar Sulthonul.

Sulthonul mengatakan bahwa inspirasi nama RAJI’UL HADI ini bersumber dari Surat Al Fajr ayat 27-30 yang berbunyi : Hai Jiwa yang tenang; Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya; Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku; masuklah ke dalam surgaKu.

Oleh karena itu, RAJI’UL HADI bermakna. RAJI’UL (raa – jiim – ayn) berarti Kembali, AL HADI (ha – dal – a) Sang Pemberi Petunjuk. RADI’UL HADI diartikan Kembali kepada Sang Maha Pemberi Petunjuk.

Nama ini mempunyai suatu harapan mulia agar kita semua ingat akan Allah SWT sebagai Maha Pemberi Petunjuk yang hanya kepada-Nya lah kita kembali. Innalillahi wa inna ilahi rajiun.

Di samping itu, Sulthonul berharap agar Musholla ini juga bisa berfungsi sebagai tempat musahabbah sebelum kita dihisab nanti, yakni sebagai tempat instropeksi diri, sejauh mana kita sudah beramal saleh atau beribadah, karena sesungguhnya kita adalah makhluk tempatnya salah. Akhirnya semua kita kembalikan kepada Allah yang Maha Pemberi Petunjuk segala ujian dan masalah.

Pada sambutan kedua disampaikan oleh Gatot Rustamadji, selaku Presdir Dapen Telkom, atas nama Pengurus Dapen Telkom menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Panitia Pembangunan Musholla dan siapapun yang ikut membantu dan mendoakan atas terwujudnya pembangunan Musholla ini yang memang tidak direncanakan tapi sangat lama dinantikan, mengingat musholla yang ada relatif kecil.

Bagi Gatot, momen bersejarah ini begitu membahagiakan, karena kita semua sudah dipilih oleh Allah untuk menyaksikan dan memiliki suatu tempat dimana kita sebagai manusia sebenar-benarnya tempat kembali, yakni ke tempat yang benar, untuk mencari ketenangan jiwa untuk mendapatkan petunjuk dan hidayah dari Allah SWT.

Gatot menilai nama yang dibuat oleh Sulhonul ini sangat indah dan mewakili kita semua, dan sangat tepat berada di tengah-tengah dan berharap dapat menyempurnakan fungsi dari kantor Dapen Telkom.
Harapan terakhir Gatot adalah apapun yang kita lakukan dengan berdirinya Musholla ini, kita kembalikan kepada niat, karena itu yang akan menentukan segalanya. Di samping itu, dengan Musholla ini, “kita bisa bisa memohon, dan mari sama-sama dengan penuh kesadaran hati kita makmurkan mushola ini sambil berupaya untuk kembalikan kepada yang Pemberi Petunjuk, Allah SWT” kata Gatot menutup sambutannya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Peresmian secara simbolis dilalkukan secara digital oleh Direksi Dapen Telkom sekaligus juga Gatot Rustamadji melakukan penandatangan dalam sebuah batu prasasti. Lalu acara dilanjutkan dengan foto bersama dengan semua insan Dapen Telkom yang hadir.

Sebagai penutup dan do’a, disampaikan tausyiah oleh Ustadz Kusnendar. Ia menguraikan makna Masjid yaitu sebagai tempat sujud. Tapi maknanya Masjid adalah sujud, bukankah gerakan shalat yang lain seperti berdiri atau duduk. Alasannya seperti Rasulullah SAW bersabda bahwa “tidak ada dari hamba Allah SWT yang paling dekat ibadahnya dengan tuhannya kecuali ketika sedang bersujud”. Rasulullah juga mengisyaratkan bahwa porsi sujud adalah sesuatu yang diutamakan dalam shalat. Yang paling buruk, adalah bahwa”.

Oleh karena itu dengan dibangunnya Masjid atau Musholla ini mengingatkan kepada kita semua akan jati diri kita yang sesungguhnya, yaitu bahwa apa yang selama ini yang kita banyak agungkan dan dibanggakan ternyata di sisi Allah tidak ada apa-apanya. Hasrat yang kita agungkan selama ini ternyata semua ada di kepala kita. Seseorang dihormati dan bisa mendapat senyuman dari seseorang karena kita memiliki kepala. Salah satu kesombongan tandanya adalah seseorang yang selalu bilang, saya, saya, saya yang mengaku kepunyaannya, dan itu semua ada dan bersumber di kepala. Sehingga dengan sujud ini direfleksikan bahwa kepala yang menjadi mahkota hidup kita tidak ada artinya ketika berada sejajar dengan telapak kaki yang biasa menginjak najis atau kotoran.

Seusai acara inti, kemudian dilanjutkan semua hadirin bersalaman menguncapkan selamat dan sekaligus saling memaafkan sebelum memulai datangnya bulan Ramadhan, lalu diakhiri dengan pemotongan tumpeng yang secara simbolis diberikan oleh Direksi Dapen Telkom kepada Pimpro Pembangunan Masjid dan Ketua DKM RAJI’UL HADI, yang kemudian dilanjutkan dengan acara makan bersama.