Kids Go To Office

Bandung – Dalam rangka hari anak nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli dan sesuai dengan kegiatan yang telah teragendakan dalam Calendar of Culture Activity (COCA), Dapen Telkom mengadakan program Kids go to office yang bertujuan memperkenalkan lingkungan kerja Ayah Bunda-Nya di Dapen Telkom. Selain itu sebagai momen yang pas untuk membangun kesadaran bertapa pentingnya peran serta menjaga kelestarian alam dan juga sebagai sarana menambah wawasan kebangsaan.  (26/7)

Gatot Rustamadji – Presiden Direktur Dapen Telkom menyampaikan bahwa anak-anak ini adalah amanat yang di berikan kepada kita yang paling berharga dalam hidup kita. Bayangkan dari Senin sampai Jumat dari pagi sampai malam kita meninggalkan anak-anak kita untuk bekerja, secara psikologis anak- anak merasa bahagia dan bangga dengan orang tuanya yang bekerja di lingkungan yang baik, kita sebagai orang tua harus menjaga betul anak-anak kita, dengan perkembangan dunia saat ini yang sangat mempengaruhi mereka, jangan sampai masa depan mereka tidak lebih baik dari kita, mereka harus lebih baik. Pasti harapan kita sebagai orang tua dapat membanggakan keluarga, Agama, Bangsa dan Negaranya di kemudian hari. Mari kita siapkan mereka menjadi generasi emas.

Anak-anak diajak untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Selanjutnya acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai macam permainan diantaranya, pembagian kelompok untuk office tour ke ruang kerja Sisfo, ruang kerja Pelayanan, dan ruang kerja Investasi disana mereka mendapatkan penjelasan mengenai ruang kerja dan mini games. Mereka sangat antusias dan happy 😊 di hari itu.

TALK SHOW DAPEN TELKOM PADA ACARA PEMBEKALAN PURNABHAKTI

Malang – Pembekalan Purnabhakti kepada pegawai aktif telah terlaksana di Ruang Mahoni Hotel Savana Jl. Letjen Sutoyo 30-34 Malang, Selasa (23/7). Kegiatan ini adalah program dari Telkom selaku Pendiri dan Dapen Telkom memberikan informasi berkaitan dengan apa yang harus dilakukan untuk memasuki pensiun.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Pelatihan Pembekalan Purnabhakti dengan tema “Refresh (Retirement Fresh Healthy and Happy) mencerahkan hati menuju Purnabhakti”. Dengan harapan melalui kegiatan ini dapat me-refresh kembali hati agar selalu bahagia dan akhirnya tubuh menjadi selalu sehat.

Pada program pembekalan Purnabhakti, para calon pensiunan dibekali dengan materi Financial Planning ataupengelolaan keuangan masa pensiun dan Entrepreneurship for Pre Retirement, Talkshow Yakes, Dapen Telkom, HR Service. Selain itu juga diadakan olahraga dan olah rohani bersama, berkunjung ke lokasi praktik/ magang di tempat usaha Mitra Binaan Telkom.

Pembekalan Purnabhakti ini dihadiri oleh para calon Purnabhakti berjumlah 78 orang, pemateri dari Dapen Telkom – Windi Yulianti, pemateri dari Yakes – dr. Argo, dan pemateri dari HR Service – Indra. Dapen Telkom memberikan edukasi terkait hak dan kewajiban untuk para pensiunan.

Acara ditutup dengan tanya jawab dan diskusi.

CorpComm.

 

 

SAATNYA DATA ULANG PERIODE SEMESTER II 2019 PARA GREAT HEROES TELKOM

Salah satu kewajiban para Great Heroes Telkom adalah melakukan pemutakhiran data dengan memberikan data terkininya kepada Dapen Telkom melalui proses Data Ulang setahun 2 kali. Dengan berakhirnya masa periode Data Ulang Semester I 2019 pada 15 Juni 2019, maka bagi para Great Heroes Telkom yang terlewat Data Ulangnya agar menghubungi Dapen Telkom dan P2TEL Cabang setempat dengan cara mengisi form pengkinian data disertai lampiran dokumen pendukung perubahan datanya.

Memasuki Periode Data Ulang Semester II 2019 yang dimulai pada tanggal 18 Juli 2019 dan akan berakhir pada 15 Desember 2019, kepada para Great Heroes Telkom agar mempersiapkan kelengkapan dokumen yang mungkin akan diperlukan seperti KTP, Kartu Keluarga, dan NPWP, khususnya apabila terdapat perubahan data.

Untuk memudahkan bagi Great Heroes Telkom, Penerima Manfaat Pensiun (PMP), Dapen Telkom telah menyediakan sarana prasarana melalui kerjasama dengan mitra P2TEL dan Perbankan, sehingga Data Ulang dapat dilakukan melalui:
1. P2TEL Cabang
2. Aplikasi Simpul Mobile (klik untuk download versi Android )
3. Bank BNI
4. Datang langsung ke Dapen Telkom

Dengan semangat menjaga tali silaturahmi, para petugas P2TEL setempat akan melakukan silaturahmi baik secara langsung atau melalui telepon untuk mencocokan kembali data-data terkini anda dan akan membantu proses Data Ulang para Great Heroes Telkom. Beberapa kebutuhan data yang diperlukan untuk proses Data Ulang di periode Semester II 2019, antara lain:

1. Data Diri: KTP (wajib), NPWP, Gol Darah, Agama dan Jenis Kelamin
2. Data Alamat: alamat sesuai domisili saat ini
3. Data Kontak: nomor Handphone, nomor telepon Rumah, email
4. Data Keluarga calon ahli waris PMP: Status pernikahan (untuk Istri/Suami), Status hidup, KTP, NPWP, Gol Darah, Agama, Jenis Kelamin.
5. Khusus Simpul Mobile perlu disiapkan dokumen digital (hasil foto/scan) dari KTP, Kartu Keluarga dan NPWP.

Ayo para Great Heroes Telkom, sukseskan dan tingkatkan kualitas Data Ulang Semester II 2019 ini dengan cara cermati, lengkapi dan perbaiki datanya, agar sesuai dan up to date!
Dan mintalah tanda bukti Data Ulang kepada petugas yang membantu.

Selamat Data Ulang, Salam Bahagia.

 

CorpComm.

 

HUT TELKOM INDONESIA KE – 54 SELALU TETAP JAYA UNTUK SELAMANYA

NGOBRAS (Ngobras Santai) Bersama Direktur Investasi Dapen Telkom dengan Para Pensiunan di Ternate

Ternate – Direktur Investasi Sujadi Merdeka melakukan kunjungan kerja yang dikemas dalam Ngobrol Santai bersama Direktur Investasi Dapen Telkom yang dihadiri 41 Pensiunan, Jumat (5/7). Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan Ketua P2TEL Cabang Ternate yang diwakili oleh Sekretaris P2tel Cabang Ternate M. Umasugi.

Umasugi mengucapkan selamat datang kepada Sujadi Merdeka beserta rombongan dan mengucapkan syukur masih diberikan usia panjang dan kesehatan sehingga semua dapat hadir dengan tak lupa junjung Nabi Muhammad SAW. Terima kasih kepada Sujadi dan Tim karna ini pertama kali nya P2TEL Cabang Ternate dikunjungi Dapen Telkom, harapannya ke depan bisa dapat kembali lagi.

Selanjutnya, Kandatel Ternate Amri Pary Usamagi mengucapkan bahwa hal ini adalah suatu kehormatan di Witel Maluku Utara khususnya Dapen Telkom ke Ternate karena mau melihat kondisi pensiunan di Ternate khususnya kesejahteraan pensiunan semua.

“Merupakan hal yang pertama kali berdiri disini, didepan para pensiunan yang dulu memperjuangkan Telkom, semenjak 1.5 tahun baru kali ini berbicara dan bertatap muka langsung di depan senior-nya dan dapat berbagi dan sharing tentang Telkom. Di Dunia ini tidak ada yang kekal, di Telkom pun tidak ada yang kekal yang kekal adalah perubahan dan kita semua rasakan perubahan dari waktu ke waktu dari masa ke masa dulu Bapak/ Ibu dulu di depan untuk membangun Telkom sekarang kami meneruskan perjuangannya. Dulu bersama – sama bisa bekerja bercanda tawa, sekarang berada di belakang mendukung kami dalam membangun Telkom dan saya pun sebentar lagi akan menjadi Gen-Y nya di organisasi ini. Tiga tahun lalu ada 26 orang karyawan aktif di Maluku Utara per 1 Mei kemarin, sekarang tinggal 16 orang karyawan aktif,” papar Amri.

Menurutnya, perubahan Witel Maluku Utara dulu nya pernah mengalami perubahan dari Customer Service menjadi Witel Maluku Utara kemudian bertransformasi organisasi menjadi Datel bergabung Manado dan Gorontalo. Lalu Gorontalo berpisah menjadi Witel, Ternate menjadi bagian dari Witel Sulut dan Malut, di mana sekarang posisinya posisi Datel Ternate yang membawahi semua provinsi Maluku Utara karena perubahan organisasi dan managemen tberpikir bahwa Telkom ke depan itu harus banyak (Striker) menyerang.

Kemudian, organisasi Datel yang besar itu dipecah menjadi 2 Datel, di mana sebelumnya Datel Ternate membawahi seluruh Maluku Utara. Sejak 1 Mei 2019 menjadi dua Datel yaitu Datel Ternate dan Datel Halmahera Utara. Semua meng-cover fiber optik,menurut Amri perubahan organisasi merupakan keuntungan bagi Maluku Utara untuk dapat berkembang lebih baik.

Pada sela-sela kegiatan ini ada Ice Breaking dan ada hadiah untuk para pensiunan yang terheboh. Seluruh peserta pun mengikutinya dengan penuh semangat.

Selanjutnya sharing season oleh Sujadi – Yadi menginfokan bahwa ada 5 pilar yang ditugaskan untuk menopang kesejahteraan Pensiunan yaitu Telkom, Dapen Telkom, Yakes Telkom, SEKAR Telkom, dan P2Tel. Tugas dari Dapen Telkom yaitu membayarkan manfaat pensiun secara tepat waktu tempat jumlah dan tepat penerima, lalu pengembangan dana secara optimal dan aman, bagaimana pembayaran MP sampai terakhir itu aman.

Sujadi ditugaskan selaku Direktur untuk mengembangkan dana yang di target kan oleh Pendiri, ditargetkan oleh DEWAS. DEWAS dalam hal ini Telkom, 2 perwakilan peserta dan 2 perwakilan dari Pendiri, perwakilan pendiri yang sekarang masih dalam proses yaitu Dir HCM Edi Witjara dan Dir Keu Harry M. Zain, kemudian dari wakil peserta ada dua yaitu peserta aktif oleh Edward sebagai Ketua SEKAR dan Wakil pensiunan Hasyim Thojib.

“Kami ada di Bandung untuk bisa melayanai semuanya dengan baik dengan pelayanan prima, kami juga di bantu oleh P2TEL. P2TEL ini adalah tangan kanan kami yang ada di daerah untuk bisa memberikan apa yang diperlukan seperti koordinasi dengan Dapen yang ada di Bandung,” papar Yadi.

Yadi juga menyampaikan situasi pada tahun 2018, ekonomi turun semua serba susah, namun ditugaskan oleh pendiri untuk mengelola investasi. “Meskipun di pasaran sedang di bawah, kita masih ada di atasnya. Dapen selau berusaha menjadi yang terbaik, perlu diketahui untuk tahun depan kami hanya bisa mohon doa dan optimis untuk bisa memberikan manfaat tambahan di luar manfaat yang sudah diberikan setiap bulan. Insya Allah dengan hasil mengalokasikan dana untuk dapat memberikan manfaat tambahan,” jelas Yadi.

Selain pembayaran manfaat pensiun tepat waktu, literasi, edukasi, pelayanan SPT, datul, kami pun mempunyai program seperti kunjungan, bedah rumah, dan meeting point. Program bedah rumah dilakukan bila para pensiunan masuk dalam kriteria yang telah ditetapkan dapat mengikuti program bedah rumah. Maka, dipersilakan untuk koordinasi dengan P2TEL nanti P2TEL koordinasi kepada Dapen untuk bisa ikut program bedah rumah. Hal ini merupakan program di tahun 2019 di mana total ada 154, untuk Dapen Telkom dapat 61 untuk bedah rumah serta kunjungan para pensiunan ada 2.500 orang dengan kriteria usia lanjut, janda dan duda.

Adapun program pensiunan berdaya baru dimulai sehingga bila pensiunan yang memiliki usaha, akan memberikan bimbingan. Namun saat ini masih di Pulau Jawa, maka semoga ke depan bila program sukses dapat diberikan di luar Pulau Jawa.

Yadi mengucapkan terima kasih dapat melihat keindahan alam di Ternate yang begitu menakjubkan. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab. (Corpcomm/Red01)

 

NGOBRAS (Ngobras Santai) Bersama Presiden Direktur Dapen Telkom dengan Para Pensiunan di Solo

Solo Selasa (2/7/19) Presiden Direktur Dapen Telkom Gatot Rustamadji melakukan kunjungan kerja yang dikemas dalam acara NGOBRAS (Ngobrol Santai) yang dihadiri 80 peserta anggota P2TEL Jogjakarta, P2TEL Magelang dan P2TEL Purwokerto.
Gatot menyampaikan bahwa saat ini PMP (Penerima Manfaat Pensiun) berjumlah ± 31.998 orang yang tersebar di 34 propinsi di 91 P2TEL Cabang. Secara Nasional Dapen Telkom saat ini sebagai Dapen pengelola terbaik, sudah waktunya mencari tantangan untuk bersanding dengan Lembaga Pension Fund di Negara maju, sehingga dapat ikut berperan dalam menggerakan pembangunan perekonomian nasional dan menjadi model dalam pengelolaan Dana Pensiun.
Berkaitan dengan kriteria hidup layak, berdasarkan penelitian PBB (Perserikatan Bangsa – Bangsa) tahun 2017 diperoleh data bahwa manusia dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya sehari makan 2 kali sehari, berarti manusia itu dinyatakan hidup layak. Sementara di muka bumi ini yang dinyatakan hidup layak hanyak sekitar 15% saja. Insya Allah termasuk para pensiunan PT Telkom. Sisanya sebesar 85% manusia belum dapat terpenuhi nutrisinya. Oleh karena itu kita wajib bersyukur karena PMP DAPEN Telkom masih mampu rata-rata memenuhi nutrisi.
Gatot Rustamadji menambahkan, lalu apa yang menjadi membuat kita merasa bahagia? Tidak lain adalah rasa bersyukur.
Sebagai manusia beragama kita selalu diajarkan untuk selalu bersyukur. Sikap selalu mensyukuri kondisi meskipun hidup masih pas-pasan merupakan kunci untuk merasa bahagia. Jika mampu bersyukur maka hidupnya akan dijamin bahagia. Betapa sombongnya kita apabila tidak mau bersyukur.
Jika ada kesulitan dan atau kita sulit menemukan jalan keluar terhadap permasalahan yang menimpa, marilah kita instropeksi diri, mungkin kita belum siap di beri amanah oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ingat semua yang kita punya adalah bukan milik kita, ini semua adalah titipan, dan titipan tersebut kita pergunakan dan manfaatkan dengan sebaik-baik nya. Apabila kita pandai bersyukur pasti diberikan lebih oleh yang menitipkan. Itulah salah satu obat manusia agar kita sehat, optimis dalam segala hal serta dapat berbagi dengan kelebihan kita.
DAPEN Telkom senantiasa berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para PMP, salah satunya dengan program Bedah Rumah Dapen Telkom. Maka selalu bersyukurlah. Pungkas Gatot.
Pada kesempatan ini, sebagai bentuk rasa syukur, Gatot Rustamadji memberikan tali asih kepada 5 orang PMP yang atas ijin Allah Subhanahu Wa Ta’ala pada tahun ini menjadi calon Haji, yaitu kepada:
1. Bpk/Ibu Adi Tjahjono / NIK. 611152
2. Bpk/Ibu Suparto / NIK. 632312
3. Bpk/Ibu Maryanto / NIK. 560078
4. Bpk/Ibu Sri Sugiyanti / NIK. 610291
5. Bpk/Ibu Parindi Sukotjo / NIK. 531164

Dalam forum sesi tanya jawab ada pertanyaan yang menjadi favorite PMP untuk ditunggu-tunggu jawabannya yaitu :
1. Kenaikan kontraprestasi DATUL, mengingat sudah lebih dari 1 tahun belum ada kenaikan kontraprestasi DATUL. Pada kesempatan ini disampaikan bahwa kenaikan kontraprestasi DATUL sedang dievaluasi tim.
2. Pengembangan Dana sebagai salah satu upaya implementasi agar DAPEN Telkom Berjaya, disampaikan bahwa sebagai upaya untuk meningkatkan hasil pengembangan dana maka karena sektor property sudah mulai menggeliat kembali maka DAPEN Telkom berupaya untuk meningkatkan kuota sektor property yang saat ini masih sekitar 1% dengan harapan akan berdampak positif yang cukup significan dalam meningkatkan ROI. Salah satu upaya nyatanya dengan bersinergi dengan PT WIKA Realty dan PT Jasa marga Related Business.
3. Kenaikan MP, DAPEN Telkom bersama 4 pilar lainnya yaitu PT Telkom, SEKAR, P2TEL dan YAKES Telkom senantiasa berupaya dalam meningkatkan kesejahteraan PMP salah satunya perjuangan untuk menaikkan MP.
Acara ngobras bareng Presiden Direktur DAPEN Telkom dengan PMP yang berdomisili Solo diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.

CorpComm

Penandatanganan MOU Kerjasama antara Dapen Telkom dengan PT Wika Realty dan PT Jasa Marga Related Business

Bandung Jumat (28/6/2019) – Edi Witjara selaku CHCO TelkomGroup, menghadiri Penandatanganan MoU Kerjasama antara Dapen Telkom dengan PT Wika Realty (Wika) dan PT Jasa Marga Related Business (Jasa Marga) di Topas Galeria Hotel yang dihadiri juga oleh Direksi Investee Company Dapen Telkom. Sujadi Merdeka selaku Direktur Investasi Dapen Telkom dalam pengantarnya mengucapkan terima kasih kepada Edi Witjara yg berkenan hadir ditengah padatnya agenda selaku CHCO TelkomGroup, dan dilanjutkan dengan menyampaikan latar belakang penandatanganan MOU kerjasama ini. Beberapa hal yang disampaikan dalam pengantarnya, yaitu mengenai rencana belanja investasi Wika dan Jasa Marga yang tahun ini di targetkan sebesar Rp21 Triliun merupakan komtmen serius sehingga kerjasama strategis ini bukan hanya sebatas penandatamganan MoU namun juga sudah dilakukan beberapa peninjauan ke beberapa lokasi (site visit) sebagai titik awal kerjasama Dapen Telkom dengan Wika dan Jasa Marga. Melalui tatakelola yang baik dan setiap langkah dan tindakan selalu mengacu kepada ketentuan dan perundangan yang berlaku maka kerjasama ini diharapkan dapat tumbuh dan berkembang serta memberikan kontribusi yang positif untuk semua pihak. Kerjasama ini bukan hanya antara Dapen Telkom dengan Wika dan Jasa Marga tapi termasuk Investee Company Dapen Telkom serta anak usaha Wika dan Jasa Marga sehingga kerjasamanya utuh.

Penandatangana MoU Kerjasama ini dilakukan oleh Gatot Rustamadji selaku Presdir Dapen Telkom, Agung Salladin selaku Dirketur Utama Wika dan Dian Takdir selaku Direktur Bisnis Jasa Marga yang disaksikan oleh Edi Witjara, jajaran Direksi Wika, Direksi Jasa Marga, Pengurus Dana Pensiun Telkom, dan Direksi Investee Company Dapen Telkom.
Selanjutnya Edi Witjara dalam arahanya mengharapkan melalui sinergi BUMN, kerjasama ini terus berkelanjutan sebagai bentuk keniscayaan untuk membangun negeri ini dan terus berkembang, karena potensi Indonesia sangat luar biasa. Dapen Telkom dengan aset dan performansinya yang sudah bagus namun saat ini ternyata masih ada Dapen besar lainya yang performasinya lebih baik lagi karena memiliki portofolio investasinya dengan alokasi aset properti yang lebih besar, sehingga kita mendukung penuh dan mendorong dalam melakukan pengembangan properti termasuk melalui kerjasa ini. Dengan adanya keputusan MK yang telah diumumkan beberapa waktu lalu diharapkan memberikan stabilitas politik dan keamanan dan memberikan keyakinan akan prospek masa depan investasi properti.
Selain itu, sebagai Dapen satu-satunya di industri yang telah mengimplementasikan Manfaat Tambahan dan sebagai benchmark bagi dapen lain, sehingga Pengurus Dapen Telkom diharapkan mempunyai strategi dan terobosan investasi dengan mengacu terhadap regulasi dan sesuai dengan governance-Nya yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap Return Of Investment yang lebih baik lagi.
Kerjasama ini sebagai momentum untuk bekerja lebih baik lagi dan dengan kompetensi dan latarbelakang masing-masing diyakini akan bersinergi dan saling menguntungkan dan diharapkan paternnya sesuai dengan Business Plan semua pihak.
Bagi Investee Company Dapen Telkom diharapkan berinisiatif dan proaktif mengambil momentun ini sesuai porsinya dan kesempatan yang bisa diambil masing-masing yang saling menguntungkan.
Sebagai CHCO TelkomGroup yang mempunyai 11 subsidiary dan puluhan anak dan cucu apabila dengan afiliasi bisa sampai 70 an, Edi membuka diri untuk mengoptimalkan semua potensi sehingga eksistensi Telkom akan terasa dan berkontribusi untuk Indonesia, sehingga momentum seperti ini TelkomGroup harus hadir karena penting bagi kemajuan Telkom beserta seluruh mitrakerjanya.

Selanjutnya sambutan dari Agung Salladin selaku Direktur Utama PT Wika Realty (WIKA), Agung mengucapkan Alhamdulillah hari ini dapat berkumpul berkat rakhmat Allah SWT hari ini telah disepakati kerja sama yang tentunya banyak peluang bisnis yang bisa kita kembangkan, Agung mewakili PT Wika Realty (WIKA) terima kasih atas kepercayaannya untuk melakukan synergi dengan Dapen Telkom dimana proyek- proyek ke depan cukup menarik juga untuk dikembangkan karena di Bandung kami punya proyek Jakarta Bandung yaitu high speed rel itu sebagai leader nya di WIKA kami juga ditugaskan oleh Perusahaan untuk mengembangkan beberapa property yang terkait dengan TOD high speed rel kami sangat terbuka untuk bersama sama mengembangkan bisnis yang baru dan Wika dengan pengalaman yang sudah kami miliki dan kopetensi yang kami miliki akan lebih kuat lagi jika bisa bersinergi dengan Dapen Telkom maupun dengan Jasa Marga Property jadi sebagai anak perusahaan BUMN tentunya synergi ini akan dorong sesuai dengan pemegang saham utama di WIKA dan tentunya di Kementrian BUMN dengan synergi kita bisa bersama – sama tumbuh dan berkembang untuk negeri yang kita cintai, terima kasih kami sampaikan sekali lagi semoga ini merupakan langkah awal karena kami yakin masih banyak property yang cukup menarik yang bisa kita garap bersama sehingga kita bisa besar bersama.

Selanjutnya sambutan dari Dian Takdir selaku Direktur Bisnis PT Jasa Marga Realted Business (Jasa Marga). Dian mengucapkan terima kasih atas undangannya, pada awalnya kami memperkenalkan diri sebagai PT Jasa Marga Property pada pertemuan pertama kepada Hadian dan jajaran Dapen Telkom tapi sebelum lebaran ini kami dapat hadiah dari kemenkumham nama kami sudah berubah menjadi PT Jasa Marga Realted Bisnis karena sekarang pekerjaan diluar jalan tol terkait dengan jalan tol diserahkan kepada kami di PT Jasa Marga Realted Business (Jasa Marga), antara lain yaitu pekerjaan infrastruktur yang terkait di sepanjang jalan tol dan media promo, iklan disepanjang rest area dan hal lain di luar pekerjaan utamanya PT Jasa Marga, dengan ini juga kami disebut anak perusahaan usaha lain.
Kami ucapkan terima kasih kepada Dana Pensiun Telkom dan PT Wika Realty, kami informasi kan juga bahwa kami pencipta Taman Sari, kita punya 3 lokasi yaitu Taman Sari Parama yang lantai dasar nya kami miliki, Taman Sari Jiwa dan Taman Sari Lanud di Manado.
Alhamdulillah hari ini kita bisa menandatangani MoU, seperti yang disampaikan Sujadi, bahwa MoU ini seperti taaruf, sebelum kita duduk disini sebagai orang tua sebelum ta’aruf itu kita mengintip dahulu siapa Dana Pensiun Telkom ini siapa, ternyata begitu di intip kami mempunyai ide bahwa kami ingin segera kawin karena Dapen ini uangnya berserakan tapi tidak di apa-apain saya pikir sayang sekali. Property itu harus agresif kalau di property slow tidak akan ada hasilnya, yang ke dua strategi nya adalah saat yang tepat untuk kita belajar property karena orang bilang jaman lagi susah sementara yang punya uang kan tidak banyak yang lohjinawi hanya Dapen Telkom.
Saya paham benar bagaimana mengambangkan Asetnya karena saya cukup lama di Dana Pensiun Pertamina, karena memang Dapen itu di portofolio yang terbesarnya harus masuk di property tapi memang sangat disayangkan memang saat ini dari OJK itu hanya membatasi sampai 20% itu sangat sayang, kalau di luar negeri Dana Pensiun fund itu bisa lebih dari 20% diinvestasikan di property jadi itu yang harus diperjuangkan bersama sama supaya OJK nya merubah aturan itu.
Jadi MoU ini merupakan langkah awal jadi harus segera ditingkatkan menjadi suati perjanjian kerja sama kalau tidak hanya mimpi-mimpi sajah. Dan semoga tidak di property sajah kita juga punya media promo iklan infrastruktur kami masih memerlukan dana.
Selanjutnya sambutan dari Gatot Rustamadji selaku Presiden Direktur Dana Pensiun Telkom, Gatot berharap bahwa hari Jumat ini Alhamdulillah bahwa kita menandatangani MoU ini suatu bentuk proses karena bagi Dapen ini sangat secure, jadi Dapen Telkom itu tidak beranjak dari 1% portofolio di property nya itu bertahun tahun, Edi Witjara sudah menyampaikan kalau kita bisa menjaga value kita kalau kita bisa men challenge investasi kita.
Lebih gawatnya lagi bahwa aset-aset yang 1% itu bentuknya tidak dalam bentuk yang Bpk sampaikan.
Beberapa tahun yang lalu kita di undangan oleh kementrian BUMN, regulasi di Dana Pensiun itu clear sekali, jadi kalau kita masuk dalam bentuk paper atau lain sebagainya angkanya itu susah sekali, padahal kita kepingin.
Bagaimana kita bersynergi itu bagaimana caranya, nah Alhamdulillah hari ini kita akan mengembangkan itu, Dapen Telkom ini menjamin likuiditasnya sampai 5 tahun. Baik apa tidak ? nanti kita lihat jadi nanti kalau perusahaan publik terlalu banyak cash-cash nya itu namanya lazy balancing, anda diangggap malas untuk membangun masa depan karena tidak berinvestasi, dengan demikian kami sudah memulai untuk menambah besaran portofolio investasi itu.
Dapen Telkom itu sebetulnya bukan real investor tapi underlying investor, kita hanya mengambil jalur save sajah, dengan produk- produk pasar modal yang penting asset liabilities nya sudah matching.
Kita juga punya Investee Company, yang bergerak di bidang property, anda juga harus bergaul dan kita harus bersynergi dengan company yang memiliki karakteristik nya sama, jadi kalau bersynergi dengan perusahaan swasta karakteristiknya aga berbeda.
Tapi kalau kita duduk bersama dengan PT Wika Realty dengan PT Jasa Marga Related Business insya Allah dengan koridor BUMN kita akan maju bersama dan kita upayakan untuk meralisasikan jadi tidak selesai di MoU sajah.
Gatot Rustamadji juga menyamapaikan bahwa kami sangat bangga dapat bersynergi dengan PT Wika Realty (WIKA) dan PT Jasa Marga Related Business (Jasa Marga)
Dan acara diakhiri dengan foto Bersama.

Corcomm Dapen Telkom.