Training & Workshop “Becoming Great & Leader Through Leadership Effectiveness” Batch-2

Garut – Dapen Telkom mengadakan program training & workshop bertema “Becoming Great & Leader through Leadership Effectiveness” Batch-2 oleh Agregata, yang di peruntukan Karyawan Dapen Telkom. Rabu (21/8).

Menurut Gatot Rustamadji – Presiden Direktur Dapen Telkom ini sangat penting, kami Pengurus semua ada disini dan kami sangat menyadari bahwa kata ”dikenal” itu adalah tugas kita sebagai Pengurus untuk memberikan ruang bagi rekan-rekan sekalian agar kita bisa maju kedepan. Tahun 93 Gatot mendapatkan program seperti ini kesempatan pertama yang dilakukan adalah profiling terlebih dahulu untuk mengetahui kelemahan kita dimana. Ini merupakan komitmen kami, Anda akan diberikan ruang untuk dilibatkan dalam rawas dll, ini akan di awali dari kalian kita agar kalian dikenal ini sangat baik. Kita harus/ layak di kader jajaran TelkomGroup. Bagaimana anda melihat suatu permasalahan, untuk itu untuk perjalanan karir kita.

Sujadi Merdeka – Direktur Investasi Dapen Telkom menyebutkan ada tiga hal dalam management mendasar yaitu yang pertama itu bagaimana menggerakan sumber daya manusia agar mau dan tau bekerja dengan baik. Kalau mau tetapi tidak tau maka penyelesainnya gampang ikutkan sajah ke Pendidikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pengetahuannya. Namun kalau tau tapi tidak mau, maka akan menjadi sulit dalam mengatur, yang ke dua bagaimana pelanggan kostumer agar dapat dipenuhi keinginannya. Kebutuhan pelanggan kostumer ada 2 hal kebutuhan praktis dan psykologis (bukan biologis), untuk kebutuhan praktis contohnya kalau karyawan ingin naik gaji maka dengan kenaikan gajinya dipenuhi maka selesainya keinginannya, namun kalau belum bisa dipenuhi maka harus diberikan penjelasan sehingga dapat bisa mengerti secara psykologisnya. Ketiga bagimana untuk menjadi Pimpinan dalam suatu unit, maka anda harus berani memutuskan.

Hadian Giri – Direktur Keuangan & SDM Dapen Telkom, pertama kali Hadian dan Gatot masuk Dapen Telkom kita berkomitmen untuk membangun Dapen & waktu itu di mulai dari fisik yang mau di rubah dan kita tidak kalah dengan orang-orang Telkom. Kita mulai juga dengan pola karir dulu kalo dulu posisi manager sudah paling top sekarang mulai pelan-pelan di mulai. Awalnya ada masukan dari teman-teman milenial bahwa mereka susah sekali untuk komunikasi dengan atasan lalu munculnya ide ini untuk mengadakan training ini. Semoga kedepan kita lebih banyak lagi mengadakan training lagi. Karir adalah tugas dari orang-orang SDM dan Dapen sekarang menjadi tujuan karir orang – orang menurut orang-orang di luar.

Sulthonul Arifin – Direktur Kepesertaan Dapen Telkom menambahkan, sudah jelas tujuan training disini bahwa kita semua disini ingin menjadi Great People/ Great Leader, tidak peduli siapa yang meng-coaching, tapi dia bisa mengantarkan orang menjadi Great Leader, saya yakin dan percaya hasilnya akan luar biasa, One word is commitment, Coaching itu memberikan suatu commitment, commitment punya tujuan yang sama, masalah yang sama, yang penting cara yang sama. The Best Coach adalah dirinya sendiri bahwa kita harus merubah diri kita sendiri sebelum meng-coach orang lain merubah. Commitment is What the talk. Kader-kader terbaik Dapen Telkom dengan cara meng coach The Best adalah yang bisa meng coach dirinya sendiri. CorpComm

Dapen Telkom Menggelar Investee Company Assembly

Malang – Dapen Telkom menggelar acara Investee Assembly bertema Strengthening Investee Company’s Position in Their Respective Industry, di mana kegiatan tersebut untuk meningkatkan kualitas dalam mengemban tugas agar dapat bekerja profesional dan proposional, Rabu-Kamis (14-15/8).

Hadir dan membuka CFO Harry M Zen diikuti jajaran Pengurus Dapen Telkom. Kemudian, hadir para pembicara yaitu Direktur Pengembangan & Human Capital PT Kimia Farma Dharma Syahputra, Direktur Independen PT Wika Realty Wahyu Tri Rahmanto, Direktur Portofolio Metra Digital Inovasi I. Gede Ngurah Sandi, Jasa Penilai Publik yaitu Toha, Okky, Heru beserta rekan yaitu Okky Danuza, BOD dan BOC Investee Company Dapen Telkom serta para Senior Leader Dapen Telkom.

Presiden Direktur Dapen Telkom Gatot Rustamadji menyampaikan bahwa agenda ini adalah momentum yang luar biasa karna akan merealisaikan dan telah disepakati akan memberikan warna baru khususnya di Investee Company-nya Dapen Telkom. Dapen Telkom sebagai orang tua dari Investee Company tentunya memberikan kesempatan seluas – luasnya sehingga dapat bekerja sama dengan perusahaan – perusahaan besar di Indonesia. “Kita harus bisa bersama – sama mengayunkan potensi kita bersynergi untuk dapat tumbuh bersama dan besar bersama. Semangat gajah mada pantang mundur, kerja keras dan kerja keras,” jelas Gatot.

CFO Harry M. Zen dalam arahannya memberikan sharing beberapa hal mengenai perkembangan di Telkom, karna ada beberapa warna/ style baru di Telkom yang perlu diketahui khususnya di Investee Company-nya Dapen Telkom sehingga perlu tahu yang sedang berjalan.

Rapim Tahun 2019 bertema kata-kata Healthy Growth dan Healthy Profitability di mana diterjemahkan Sustainable yang dijaga dari Growth lalu yang kedua Healthy Profitability adalah dari sisi margin. Kemudian, tak hanya revenue, yang ketiga tak kalah pentingnya cash flow yang sekarang di Telkom boleh dibilang lebih banyak makro management dengan beberapa anak perusahaan. Hal ini lebih relevan dengan anak perusahaan Telkom.

“Kita harus buat expertise tersendiri dan tidak perlu banyak-banyak mungkin cukup dua saja tetapi benar-benar jago di situ. Ukurannya yaitu apabila sudah mengalahkan investee company-nya Telkom. Itu salah satu membangun expertise tersendiri,” jelas Harry.

Harry pun sekaligus membuka acara tersebut ditandai dengan pemukulan gong. Selanjutnya masing – masing Investee Company mempresentasikan Company profile di mana antar investee company untuk lebih mengenal peluang masing-masing investee company ke depan yang dapat dilakukan kerja sama.

Komitmen dan kesepakatan ke depan dibuat untuk dapat meningkatkan property dan penyertaan saham. Pada sisi lain, Dapen juga dalam keseriusannya mengupayakan hal tersebut dengan menjalin kerja sama MoU dengan WIKA Realty serta Jasa Marga Related Business dan Kimia Farma. MoU ini tidak hanya di lingkungan Dapen, tapi juga di berikan kesempatan kepada Investee Company untuk ikut berperan, bekerja sama, dan bersinergi untuk berkembang bersama.

Pada hari kedua semua investee company menandatangani kesepakatan Resume Investee Company Assembly yang berisi antara lain :

  1. Komitmen kinerja 2019,
  2. Dukungan yang diperlukan dari pemegang saham,
  3. Peluasan Business Networking,
  4. Pencairan account receivable untuk TelkomGroup,
  5. Penyedian SDM yang kompenten melalui inisiasi employee exchange system.

(CorpComm)

 

 

Dapen Telkom Memperingati HUT RI ke 74 dengan memberikan Pelayanan Istimewa kepada PMP

Bandung – Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2019, Dapen Telkom memberikan pelayanan beyond the expectation kepada pelanggannya yang merupakan “Great Heroes” yaitu PMP (Penerima Manfaat Pensiun). Ruangan pelayanan disulap dengan nuansa merah putih yang mewakili semangat kemerdekaan Indonesia, Senin (19/8).

   
Kemudian untuk PMP yang datang dalam rangka memenuhi hak, kewajiban, maupun kebutuhannya ke kantor Pelayanan Dapen Telkom diberikan jamuan snack istimewa dan merchandise menarik. Hal ini diharapkan dapat memberikan experience yang berbeda kepada PMP terhadap pelayanan Dapen Telkom dan menambah spirit kemerdekaan

Selain kegiatan memberikan layanan istimewa kepada kepada PMP yang datang (walk in) ke kantor Pelayanan, Dapen Telkom juga melakukan kunjungan (customer visit) sebagai bagian dari program “Dapentel Menyapa” kepada PMP.
Bertepatan dengan kegiatan HUT Kemerdekaan RI ini maka yang dikunjungi adalah PMP yang merupakan veteran yang pernah menjadi pejuang Kemerdekaan RI. Kegiatan kunjungan bertujuan untuk silaturahmi kepada PMP dan juga sebagai ajang untuk sosialisasi dan edukasi kepada para PMP dan keluarganya.
Kunjungan dilakukan langsung pengurus Dapen Telkom yaitu Gatot Rustamadji selaku Presdir Dapen Telkom, Sujadi Merdekarianto selaku Direktur Investasi, M. Sulthonul Arifin selaku Direktur Kepesertaan Dapen Telkom, dan Hadian Giri Santoso selaku Direktur Keuangan dan SDM. (CorpComm)

 

 

 

“DAPENTEL MENYAPA “ PMP RAYON PEKANBARU

Pekanbaru – Dapen Telkom menyelenggarakan acara Sosialisasi Tatap Muka kepada Penerima Manfaat Pensiun (PMP) di Hotel Apha, Kamis (15/8). Kegiatan sosialisasi ini melibatkan sinergi 5 Pilar yang menopang kesejahteraan Pensiunan yaitu Telkom, Dapen Telkom, Yakes Telkom, Sekar dan P2Tel.

Hadir 129 PMP dan pengurus cabang Rayon Pekanbaru. Perwakilan dari Dapen Telkom 3 orang, perwakilan dari Yakes Telkom 1 orang, perwakilan Pengurus Pusat P2Tel 2 orang, pengurus cabang P2Tel Pekanbaru 8 orang, anggota PMP cabang Pekanbaru 98 orang PMP, pengurus cabang P2TEL Bukittinggi 5 orang, pengurus cabang P2Tel Padang 5 orang, pengurus cabang P2TEL Rikep 5 orang dan perwakilan manajemen Telkom 1 orang.

Tujuan diadakannya sosialisasi sebagai media silaturahmi dan update informasi kepada para PMP. Di samping itu, juga untuk mempererat hubungan Dapen Telkom dan PMP sehingga kepedulian PMP terhadap kewajiban dan pemahaman hak semakin baik.

Acara sosialisasi diawali perekaman sidik jari, pembukaan oleh MC Trisno, lalu pembacaan doa oleh Supomo, kemudian sambutan dari Ketua PC Pekanbaru Hermanus Pinem sebagai tuan rumah acara sosialisasi.

Memasuki acara puncak yaitu Sosialisasi Tatap Muka kepada PMP dibawakan Dian Tresna yang menyampaikan perihal Hak dan Kewajiban Dapen Telkom. Materi selanjutnya disampaikan dr. Mira terkait materi presentasi dari Yakes Telkom, kemudian disambung penyampaian materi presentasi dari PP P2Tel oleh Indra, dan ditutup dengan sesi tanya jawab.

Para peserta antusias bertanya di antaranya mengenai Data Ulang khususnya tentang data PMP baru yang belum lengkap sehingga PC kesulitan untuk menghubungi. Hal ini akan disolusikan oleh Dapen Telkom dengan cara integrasi data Dapen dan HR Telkom. Usai acara Sosialisasi dan Tanya Jawab, diadakan kuis dari Dapen sejumlah 9 pertanyaan kepada para PMP baik tentang materi sosialisasi yang disampaikan DapenTelkom, P2Tel maupun Yakes Telkom.

Pada sesi siang, dilakukan acara edukasi dan literasi kepada pengurus cabang Rikep, Bukittinggi, dan Padang yang bertujuan untuk memberikan update knowledge kepada para PC terkait pelayanan Dapen Telkom.

Pada sesi ini pengurus cabang diberikan kesempatan memaparkan kegiatan dari masing-masing pengurus cabang dan memberikan masukan kepada Dapen Telkom. Selain itu juga menyampaikan keluhan dan kebutuhan cabang, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Acara sesi siang ditutup dengan foto bersama antara Dana Pensiun Telkom, Yakes Telkom, Pengurus Pusat P2Tel serta pengurus cabang P2Tel Rikep, Bukittinggi dan Padang. (CorpComm)

 

“DAPENTEL MENYAPA” PMP RAYON KALIMANTAN

Pontianak – Dapen Telkom menyelenggarakan acara Sosialisasi Tatap Muka kepada Penerima Manfaat Pensiun (PMP) di Aula Kantor Telkom Jl. Teuku Umar No. 2 Kota Pontianak, Rabu (14/8). Kegiatan Sosialisasi ini melibatkan sinergi 5 Pilar yang menopang kesejahteraan Pensiunan yaitu Telkom, Dapen Telkom, Yakes Telkom, Sekar dan P2Tel.

Hadir GM Witel Kalimantan Barat yang diwakili Andre, kemudian perwakilan SEKAR Purnomo, perwakilan Dapen Telkom yaitu Agus Hendra Mulyana, Anisa Wulansari dan Titin Kartini. Selain itu hadir perwakilan Yakes Telkom Area Balikpapan dr. Okjar serta perwakilan Pengurus Pusat P2Tel yaitu Sugito dan Wawan. Sosialisasi tatap muka kali ini juga turut dihadiri anggota PMP Cabang Pontianak dan pengurus cabang P2TEL Se-Kalimantan sejumlah 125 PMP.

Tujuan diadakannya sosialisasi tatap muka sebagai media silaturahmi dan update informasi kepada para PMP. Di samping itu, juga untuk mempererat hubungan antara Dapen Telkom dan PMP sehingga kepedulian PMP terhadap kewajiban dan pemahaman hak semakin baik. Selain itu sosialisasi ini juga dapat dijadikan ajang reuni untuk kembali bersilaturahmi antara para PMP.

Dimulai pukul 08.30 WIB, acara sosialisasi diawali perekaman sidik jari (fingerprint) dan banyak di antaranya para PMP antusias melakukan perekaman.

Pembukaan acara disampaikan MC, dilanjutkan dengan pembacaan doa agar acara dapat berlangsung dengan lancar. Lalu sambutan dari Ketua PC Cabang Pontianak Rokayah sebagai tuan rumah acara sosialisasi.

Kemudian, masuk ke acara inti yaitu sosialisasi tatap muka dengan penyampaian materi presentasi “Hak & Kewajiban PMP” dari Dapen Telkom yang dipaparkan oleh Anisa Wulansari. Lalu, ice breaking dari Yakes Telkom dengan senam bersama dan dilanjut dengan penyampaikan materi presentasi dari Yakes Telkom oleh dr. Okjar dan materi presentasi disampaikan dari PP P2Tel oleh Sugito.

 

Para PMP nampak antusias menyimak setiap materi presentasi yang disampaikan oleh para pemateri. Pemaparan selesai dan acara ditutup dengan makan siang bersama. Sebelum diadakannya musyawarah cabang, Dapen Telkom membuka sesi tanya jawab bagi para PMP yang hadir dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan sederhana. Banyak di antaranya yang bersemangat menjawab agar mendapatkan souvenir khusus dari Dapen Telkom yang kemudian diakhiri dengan berfoto bersama.

Saat sesi siang, dilakukan acara edukasi dan literasi kepada pengurus cabang se-Kalimantan yang bertujuan untuk memberikan update knowledge kepada para PC terkait pelayanan Dapen Telkom. Pada sesi ini pengurus cabang diberikan kesempatan untuk memberikan masukan kepada Dapen Telkom, menyampaikan keluhan dan kebutuhan masing-masing cabang.

Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Acara sesi siang ditutup dengan foto bersama antara Dana Pensiun Telkom, Yakes Telkom, Pengurus Pusat P2Tel, dan pengurus cabang P2Tel se-Kalimantan.

 

 

MOU ANTARA PT KIMIA FARMA (PERSERO) Tbk DENGAN DANA PENSIUN TELKOM

Bandung – Dapen Telkom melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Kimia Farma (Persero) Tbk dalam rangka mengembangkan portofolio bisnis Dapen Telkom meliputi penyediaan werehouse, penyediaan sarana perumahaan, dan di bidang lain yang disepakati bersama, Jumat (9/8). Kegiatan tersebut berlangsung di kantor Kimia Farma.

Presiden Direktur Dapen Telkom Gatot Rustamadji mengatakan bahwa MoU tersebut berkomitmen untuk dapat tumbuh dan sejahtera Bersama. Situasi ekonomi dalam dua tahun ini begitu berpengaruh terhadap portofolio investasi untuk mempertahankan investasi, asset, dan khususnya value. “Kalau kita bertahan hanya portofolio fixed income, saham kita harus siap-siap menghadapi situasi goncangan ekonomi, tetapi kita dapat mempertahankan ROI di atas industry sampai dengan tahun ini,” papar Gatot.

Gatot mengatakan juga meminta arahan investasi yang berkaitan portofolio Propensa – property dan penyertaan saham yang bertujuan untuk menahan portolio. Kesempatan ini adalah hal baru bagi Dapen Telkom dan bersyukur dapat bekerja sama dengan Kimia Farma.

Saat ini portofolio investasi Dapen Telkom pada property dan penyertaan saham masing-masing hanya sebesar 1%, sehingga perlu dikembangkan. Kemudian, untuk tahun 2019 diminta untuk dikembangkan sebesar 15%, maka Dapen Telkom perlu membuat kerja sama agar dapat merealisasikan apa yang ditargetkan. “Kami berterima kasih atas nama pengawas, Direksi, pengurus dan karyawan dapat bersinergi dengan Kimia Farma, tempat yang memiliki opportunity bagus salah satunya dengan Kimia Farma,” jelas Gatot.

Selanjutnya, Direktur Utama Kimia Farma Honesty Basyir mengucapkan terima kasih atas rencana untuk melakukan MoU. Ones mengatakan bahwa Dana Pensiun mengurusi orang-orang pensiun tapi dananya tidak pernah pensiun dan Dapen Telkom adalah Dana Pensiun terbaik.

“Kami tidak bisa tumbuh, besar sendiri kita butuh partner-partner yang kuat karena kami akan bertranformasi menjadi lebih tinggi lagi. Dapen Telkom tidak perlu ragu untuk dapat bekerja sama dengan Kimia Farma,” papar Ones.

Selanjutnya dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman bersama antara PT Kimia Farma Tbk (Persero) dengan Dana Pensiun Telkom. (CorpComm)