KUNJUNGAN KRITERIA A SEMESTER II 2019

Dapen Telkom senantiasa berupaya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada Penerima Manfaat Pensiun (PMP), salah satunya dengan Program Kunjungan kepada PMP yang termasuk dalam kategori Kriteia A. Kategori PMP Kriteria A untuk Semester II Tahun 2019 ini yaitu PMP yang berusia lebih dari 80 tahun yang sakit dan PMP yang berusia kurang dari 80 tahun yang sakit.

Tujuan dilaksanakannya kunjungan kriteria A ini adalah untuk meningkatkan silaturahmi kepada PMP, mengetahui kondisi terkini dari PMP dan memberikan layanan langsung kepada PMP.
Di semester II tahun 2019 ini, PMP yang termasuk dalam kategori kriteria A berjumlah 2146 PMP, dengan sebaran sebagai berikut :

NO

P2TEL CABANG JUMLAH   NO P2TEL CABANG JUMLAH
1 BANDA ACEH 9 43 MAKASSAR 18
2 AMBON 14 44 MALANG 59
3 BALEENDAH 35 45 MANADO 8
4 BALIKPAPAN 7 46 MATARAM 16
5 BANJARMASIN 12 47 MEDAN 1 65
6 BANYUWANGI 28 48 MEDAN 2 73
7 BATURAJA 52 49 MOJOKERTO 14
8 BANDUNG TENGAH 33 50 PADANG 44
9 BANDUNG UTARA 39 51 PALEMBANG 29
10 BANDUNG TIMUR 23 52 PALU 9
11 BANDUNG SELATAN 109 53 PAMEKASAN 13
12 BANDUNG BARAT 34 54 PARE PARE 12
13 BINJAI 8 55 PASURUAN 6
14 BEKASI BARAT 17 56 PEKALONGAN 23
15 BEKASI TIMUR 17 57 PONTIANAK 24
16 BLITAR 5 58 PROBOLINGGO 28
17 BOGOR 52 59 PURWOKERTO 59
18 BOJONEGORO 17 60 RIDAR ( PEKANBARU ) 14
19 BONDOWOSO 10 61 RIKEP (TANJUNGPINANG) 8
20 BUKITTINGGI 43 62 SAMARINDA 7
21 CEPU 6 63 SURABAYA TIMUR 92
22 CIANJUR 9 64 SURABAYA BARAT 38
23 CIMAHI 45 65 SERANG 24
24 CIREBON 12 66 PEMATANG SIANTAR 24
25 DEPOK 30 67 SIBOLGA 13
26 ENDE 4 68 SIDOARJO 24
27 GARUT 8 69 SINGARAJA 7
28 GORONTALO 3 70 SEMARANG UTARA 63
29 JAMBI 1 71 SEMARANG SELATAN 63
30 JEMBER 8 72 SOLO/SURAKARTA 19
31 JAKARTA PUSBARU 82 73 SUBANG 17
32 JAKARTA TIMUR 40 74 SUKABUMI 6
33 JAKARTA SELATAN 14 75 SUMEDANG 34
34 JOMBANG 14 76 TANGERANG 15
35 KEDIRI 8 77 TANGERANG SELATAN 18
36 KISARAN 5 78 TASIKMALAYA 23
37 KUDUS 32 79 TEGAL 22
38 KUPANG 6 80 TERNATE 2
39 BANDARLAMPUNG 45 81 TULUNGAGUNG 12
40 LHOKSEUMAWE 19 82 UJUNG BERUNG 51
41 MADIUN 35 83 YOGYAKARTA 29
42 MAGELANG 40 TOTAL 2146

Dalam pelaksanaan Kunjungan Kriteria A Semester II 2019, Dapen Telkom bekerja sama dengan P2TEL untuk melakukan kunjungan sesuai dengan yang tertera dalam PKS antara Dapen Telkom dan P2TEL. Dari hasil kunjungan diharapkan Dapen Telkom dapat mengetahui kondisi kesehatan, kondisi tempat tinggal, khususnya mengenai pengambilan MP per bulannya. Kegiatan Kunjungan ini dilakukan mulai 23 September 2019 s.d. 22 Oktober 2019.

Dengan pelaksanaan kunjungan ini diharapkan akan meningkatkan pelayanan kepada PMP dan juga sinergi Dapen Telkom dengan P2Tel.

SOSIALISASI TATAP MUKA KEPADA PMP JOMBANG SERTA PENGURUS P2TEL TULUNGAGUNG, MOJOKERTO, BLITAR, KEDIRI, MADIUN

Jombang – Dapen Telkom menyelenggarakan Sosialisasi Tatap Muka kepada Penerima Manfaat Pensiun (PMP) bertempat di Aula Koperasi Jl. Adityawarman No. 70 Jombang, dengan jumlah yang hadir sebanyak ± 120 orang. Kegiatan Sosialisasi ini melibatkan sinergi 5 Pilar yang menopang kesejahteraan Pensiunan yaitu PT. Telkom, Dapen Telkom, Yakes Telkom, Sekar, dan P2TEL, Senin (16/9).

Hadir dalam acara tersebut manajemen Dapen Telkom, Yakes Telkom, P2TEL Pusat serta Pengurus dan anggota P2TEL Jombang, Tulungagung, Mojokerto, Blitar, Kediri, dan Madiun. Acara Sosialisasi diawali dengan mengisi daftar hadir, perekaman sidik jari, pembukaan oleh MC, sambutan dari Ketua PC Jombang Sudarsono, Kakandatel Jombang Isno Wibowo Murhadi, kemudian do’a bersama dan menyanyikan lagu Mars P2TEL. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi presentasi dari Lely Dwi Prihaksari perwakilan dari Dapen Telkom dengan tema Fun & Care Pensiun Bahagia, Sehat dan Sejahtera. Pada sesi berikutnya disampaikan oleh Hartati perwakilan dari Yakes Telkom dengan tema Sehat Tanpa Obat. Lalu dilanjutkan penyampaian materi presentasi dari Ruchiyat perwakilan dari P2TEL Pusat, dan diakhiri dengan sesi tanya jawab.

Setelah sosialisasi kepada PMP, siang harinya diisi dengan Rapat Koordinasi bersama Pengurus P2TEL Cabang Jombang, Tulungagung, Mojokerto, Blitar, Kediri, Madiun dimana setiap PC diberi kesempatan untuk mempresentasikan mengenai masing-masing cabang dan dilanjutkan dengan MUSCAB PC Jombang. Acara ditutup dengan foto bersama.

Dapen Telkom Memperingati HUT RI ke 74 dengan memberikan Pelayanan Istimewa kepada PMP

Bandung – Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2019, Dapen Telkom memberikan pelayanan beyond the expectation kepada pelanggannya yang merupakan “Great Heroes” yaitu PMP (Penerima Manfaat Pensiun). Ruangan pelayanan disulap dengan nuansa merah putih yang mewakili semangat kemerdekaan Indonesia, Senin (19/8).

   
Kemudian untuk PMP yang datang dalam rangka memenuhi hak, kewajiban, maupun kebutuhannya ke kantor Pelayanan Dapen Telkom diberikan jamuan snack istimewa dan merchandise menarik. Hal ini diharapkan dapat memberikan experience yang berbeda kepada PMP terhadap pelayanan Dapen Telkom dan menambah spirit kemerdekaan

Selain kegiatan memberikan layanan istimewa kepada kepada PMP yang datang (walk in) ke kantor Pelayanan, Dapen Telkom juga melakukan kunjungan (customer visit) sebagai bagian dari program “Dapentel Menyapa” kepada PMP.
Bertepatan dengan kegiatan HUT Kemerdekaan RI ini maka yang dikunjungi adalah PMP yang merupakan veteran yang pernah menjadi pejuang Kemerdekaan RI. Kegiatan kunjungan bertujuan untuk silaturahmi kepada PMP dan juga sebagai ajang untuk sosialisasi dan edukasi kepada para PMP dan keluarganya.
Kunjungan dilakukan langsung pengurus Dapen Telkom yaitu Gatot Rustamadji selaku Presdir Dapen Telkom, Sujadi Merdekarianto selaku Direktur Investasi, M. Sulthonul Arifin selaku Direktur Kepesertaan Dapen Telkom, dan Hadian Giri Santoso selaku Direktur Keuangan dan SDM. (CorpComm)

 

 

 

“DAPENTEL MENYAPA “ PMP RAYON PEKANBARU

Pekanbaru – Dapen Telkom menyelenggarakan acara Sosialisasi Tatap Muka kepada Penerima Manfaat Pensiun (PMP) di Hotel Apha, Kamis (15/8). Kegiatan sosialisasi ini melibatkan sinergi 5 Pilar yang menopang kesejahteraan Pensiunan yaitu Telkom, Dapen Telkom, Yakes Telkom, Sekar dan P2Tel.

Hadir 129 PMP dan pengurus cabang Rayon Pekanbaru. Perwakilan dari Dapen Telkom 3 orang, perwakilan dari Yakes Telkom 1 orang, perwakilan Pengurus Pusat P2Tel 2 orang, pengurus cabang P2Tel Pekanbaru 8 orang, anggota PMP cabang Pekanbaru 98 orang PMP, pengurus cabang P2TEL Bukittinggi 5 orang, pengurus cabang P2Tel Padang 5 orang, pengurus cabang P2TEL Rikep 5 orang dan perwakilan manajemen Telkom 1 orang.

Tujuan diadakannya sosialisasi sebagai media silaturahmi dan update informasi kepada para PMP. Di samping itu, juga untuk mempererat hubungan Dapen Telkom dan PMP sehingga kepedulian PMP terhadap kewajiban dan pemahaman hak semakin baik.

Acara sosialisasi diawali perekaman sidik jari, pembukaan oleh MC Trisno, lalu pembacaan doa oleh Supomo, kemudian sambutan dari Ketua PC Pekanbaru Hermanus Pinem sebagai tuan rumah acara sosialisasi.

Memasuki acara puncak yaitu Sosialisasi Tatap Muka kepada PMP dibawakan Dian Tresna yang menyampaikan perihal Hak dan Kewajiban Dapen Telkom. Materi selanjutnya disampaikan dr. Mira terkait materi presentasi dari Yakes Telkom, kemudian disambung penyampaian materi presentasi dari PP P2Tel oleh Indra, dan ditutup dengan sesi tanya jawab.

Para peserta antusias bertanya di antaranya mengenai Data Ulang khususnya tentang data PMP baru yang belum lengkap sehingga PC kesulitan untuk menghubungi. Hal ini akan disolusikan oleh Dapen Telkom dengan cara integrasi data Dapen dan HR Telkom. Usai acara Sosialisasi dan Tanya Jawab, diadakan kuis dari Dapen sejumlah 9 pertanyaan kepada para PMP baik tentang materi sosialisasi yang disampaikan DapenTelkom, P2Tel maupun Yakes Telkom.

Pada sesi siang, dilakukan acara edukasi dan literasi kepada pengurus cabang Rikep, Bukittinggi, dan Padang yang bertujuan untuk memberikan update knowledge kepada para PC terkait pelayanan Dapen Telkom.

Pada sesi ini pengurus cabang diberikan kesempatan memaparkan kegiatan dari masing-masing pengurus cabang dan memberikan masukan kepada Dapen Telkom. Selain itu juga menyampaikan keluhan dan kebutuhan cabang, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Acara sesi siang ditutup dengan foto bersama antara Dana Pensiun Telkom, Yakes Telkom, Pengurus Pusat P2Tel serta pengurus cabang P2Tel Rikep, Bukittinggi dan Padang. (CorpComm)

 

“DAPENTEL MENYAPA” PMP RAYON KALIMANTAN

Pontianak – Dapen Telkom menyelenggarakan acara Sosialisasi Tatap Muka kepada Penerima Manfaat Pensiun (PMP) di Aula Kantor Telkom Jl. Teuku Umar No. 2 Kota Pontianak, Rabu (14/8). Kegiatan Sosialisasi ini melibatkan sinergi 5 Pilar yang menopang kesejahteraan Pensiunan yaitu Telkom, Dapen Telkom, Yakes Telkom, Sekar dan P2Tel.

Hadir GM Witel Kalimantan Barat yang diwakili Andre, kemudian perwakilan SEKAR Purnomo, perwakilan Dapen Telkom yaitu Agus Hendra Mulyana, Anisa Wulansari dan Titin Kartini. Selain itu hadir perwakilan Yakes Telkom Area Balikpapan dr. Okjar serta perwakilan Pengurus Pusat P2Tel yaitu Sugito dan Wawan. Sosialisasi tatap muka kali ini juga turut dihadiri anggota PMP Cabang Pontianak dan pengurus cabang P2TEL Se-Kalimantan sejumlah 125 PMP.

Tujuan diadakannya sosialisasi tatap muka sebagai media silaturahmi dan update informasi kepada para PMP. Di samping itu, juga untuk mempererat hubungan antara Dapen Telkom dan PMP sehingga kepedulian PMP terhadap kewajiban dan pemahaman hak semakin baik. Selain itu sosialisasi ini juga dapat dijadikan ajang reuni untuk kembali bersilaturahmi antara para PMP.

Dimulai pukul 08.30 WIB, acara sosialisasi diawali perekaman sidik jari (fingerprint) dan banyak di antaranya para PMP antusias melakukan perekaman.

Pembukaan acara disampaikan MC, dilanjutkan dengan pembacaan doa agar acara dapat berlangsung dengan lancar. Lalu sambutan dari Ketua PC Cabang Pontianak Rokayah sebagai tuan rumah acara sosialisasi.

Kemudian, masuk ke acara inti yaitu sosialisasi tatap muka dengan penyampaian materi presentasi “Hak & Kewajiban PMP” dari Dapen Telkom yang dipaparkan oleh Anisa Wulansari. Lalu, ice breaking dari Yakes Telkom dengan senam bersama dan dilanjut dengan penyampaikan materi presentasi dari Yakes Telkom oleh dr. Okjar dan materi presentasi disampaikan dari PP P2Tel oleh Sugito.

 

Para PMP nampak antusias menyimak setiap materi presentasi yang disampaikan oleh para pemateri. Pemaparan selesai dan acara ditutup dengan makan siang bersama. Sebelum diadakannya musyawarah cabang, Dapen Telkom membuka sesi tanya jawab bagi para PMP yang hadir dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan sederhana. Banyak di antaranya yang bersemangat menjawab agar mendapatkan souvenir khusus dari Dapen Telkom yang kemudian diakhiri dengan berfoto bersama.

Saat sesi siang, dilakukan acara edukasi dan literasi kepada pengurus cabang se-Kalimantan yang bertujuan untuk memberikan update knowledge kepada para PC terkait pelayanan Dapen Telkom. Pada sesi ini pengurus cabang diberikan kesempatan untuk memberikan masukan kepada Dapen Telkom, menyampaikan keluhan dan kebutuhan masing-masing cabang.

Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Acara sesi siang ditutup dengan foto bersama antara Dana Pensiun Telkom, Yakes Telkom, Pengurus Pusat P2Tel, dan pengurus cabang P2Tel se-Kalimantan.

 

 

TALK SHOW DAPEN TELKOM PADA ACARA PEMBEKALAN PURNABHAKTI

Malang – Pembekalan Purnabhakti kepada pegawai aktif telah terlaksana di Ruang Mahoni Hotel Savana Jl. Letjen Sutoyo 30-34 Malang, Selasa (23/7). Kegiatan ini adalah program dari Telkom selaku Pendiri dan Dapen Telkom memberikan informasi berkaitan dengan apa yang harus dilakukan untuk memasuki pensiun.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Pelatihan Pembekalan Purnabhakti dengan tema “Refresh (Retirement Fresh Healthy and Happy) mencerahkan hati menuju Purnabhakti”. Dengan harapan melalui kegiatan ini dapat me-refresh kembali hati agar selalu bahagia dan akhirnya tubuh menjadi selalu sehat.

Pada program pembekalan Purnabhakti, para calon pensiunan dibekali dengan materi Financial Planning ataupengelolaan keuangan masa pensiun dan Entrepreneurship for Pre Retirement, Talkshow Yakes, Dapen Telkom, HR Service. Selain itu juga diadakan olahraga dan olah rohani bersama, berkunjung ke lokasi praktik/ magang di tempat usaha Mitra Binaan Telkom.

Pembekalan Purnabhakti ini dihadiri oleh para calon Purnabhakti berjumlah 78 orang, pemateri dari Dapen Telkom – Windi Yulianti, pemateri dari Yakes – dr. Argo, dan pemateri dari HR Service – Indra. Dapen Telkom memberikan edukasi terkait hak dan kewajiban untuk para pensiunan.

Acara ditutup dengan tanya jawab dan diskusi.

CorpComm.

 

 

JEMPUT BOLA PELAYANAN KEPADA PARA PESERTA WISUDAWAN PURNABHAKTI TELKOM

Bandung – Salah satu hal yang sering luput dari Karyawan pada umumnya adalah pemahaman tentang hak dan kewajiban di masa purnabhakti, yang menjadikan beberapa hak dan kewajiban sering terlewatkan oleh para Great Heroes kita. Memperhatikan hal tersebut, Dapen TELKOM berinisiatif melakukan jemput bola dalam memberikan edukasi dan sosialisasi sekaligus pelayanan kepada para Penerima Manfaat Pensiun (PMP) di momen wisuda Purnabhakti TELKOM tanggal 2-4 Mei 2019 di Bandung. Dalam hal itu, Dapen TELKOM berkolaborasi dengan unit HCBP TELKOM membuka stand pelayanan di 8 (delapan) hotel tempat wisudawan menginap, dan memberikan layanan antara lain perekaman sidik jari, penyebaran brosur dan pengisian kuisioner pelayanan serta tanya jawab seputar pelayanan pensiun.

Wisuda Purnabhakti ini dipandang sebagai momentum yang tepat guna memberikan edukasi dan sosialisasi mengingat para Great Heroes tersebut adalah “newbie” pada dunia yang baru tersebut. Selain itu, pada momentum wisuda Purnabhakti tersebut, hampir seluruh Great Heroes akan hadir dan didampingi suami/istri, sehingga membuat edukasi dan sosialisasi jauh lebih efektif. Antusiasme para Purnabhakti juga sangat tinggi, terlihat dari banyaknya antrian dan tingginya pencapaian, di mana seluruh dari 940 peserta Purnabhakti yang hadir di acara wisuda mengunjungi stand Dapen TELKOM guna melakukan perekaman sidik jari, sebagai salah satu bentuk persiapan digitalisasi layanan Dapen TELKOM ke depan.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja solid dan smart tim Dapen TELKOM beserta HCBP yang dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian serta mitigasi resiko kegagalan. Pada hari H pelaksanaan dilakukan pengiriman sms broadcast kepada peserta dan pada saat pelaksanaan dilakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan personel HC Service masing-masing Regional / Non Regional dan petugas dari Event Organizer.

Dengan kegiatan jemput bola ini diharapkan para PMP beserta keluarga dapat memahami hak dan kewajibannya sehingga misi Dapen TELKOM untuk mengelola kesinambungan pembayaran Manfaat Pensiun secara tepat waktu, jumlah dan penerima serta memberikan pelayanan terbaik dapat tercapai.

NGOBRAS (NGOBROL SANTAI DAN SILATURAHMI) BARENG PRESDIR DAPEN TELKOM

Sabtu, 20 April 2019 di Gedung Telkom Lantai 3 Yogyakarta, digelar acara NGOBRAS (Ngobrol Santai dan Silaturahmi) Gatot Rustamadji selaku Presdir Dapen Telkom bersama para Pensiunan di Yogyakarta, yang berkolaborasi dengan Yakes, Sekar, P2TeL dan Telkom.

Ajang ini merupakan salah satu upaya Dapen Telkom untuk menjalin silaturahim sekaligus berbagi informasi dan pengalaman antara Presdir Dapen Telkom dengan para Pensiunan di Yogyakarta. Secara historis, inilah pertama kalinya seorang Presdir Dapen Telkom hadir di Yogyakarta untuk bisa bertatap muka langsung dengan para pensiunan.

Setelah do’a pembuka disampaikan oleh H. Sigit Herusetyo, kemudian disampaikan pula sambutan Selamat datang dari Sukarman dan juga sambutan dari Firmansyah, selaku GM Witel Yogyakarta. Lalu acara dilanjutkan dengan acara Penyerahan Kunci Rumah sebagai simbolisasi kepada dua pensiunan yang rumahnya mendapatkan fasilitas program Bedah Rumah dan Penyerahan Tali Asih Korban Banjir Bandang di Bantul Yogyakarta kepada dua pensiunan.

Gatot Rustamadji yang hadir bersama M. Sulthonul Arifin selaku Direktur Kepesertaan Dapen Telkom juga Ari Sudrajat, Kabidman Program dan Pelayanan Dapen Telkom mendapat sambutan selamat datang yang istimewa saat menyaksikan kepiawaian para pensiunan menampilkan paduan suara, seni tari yang diiringi oleh seni karawitan Jawa. Gatot Rustamadji sangat takjub, terhibur dan bangga atas sambutan dan antuasisme yang luar biasa dari para pensiunan PC P2Tel Yogyakarta dan para anggotanya yang hadir 106 orang. Hal ini membuktikan bahwa usia boleh lanjut, tetapi jiwa harus tetap semangat, produktif dan terus berkarya.

Hadirin semakin terhanyut dalam suasana penuh kehangatan ketika menyimak Gatot Rustamadji menceritakan sekilas perjalanan hidupnya di Yogyakarta, terutama kisah orang tuanya dalam membesarkan anak-anaknya. Sungguh Allah itu Maha Pengasih dan Penyayang dan menyimpan suatu hikmah bahwa rejeki itu pasti dijamin oleh Allah. Gatot Rustamadji sangat bersyukur memiliki orang tua yang berhasil mengantarkannya beserta saudara kandungnya mengenyam pendidikan yang baik hingga bisa sukses dalam berkarier.
Memasuki sesi Diskusi dan Tanya Jawab, hadirin semakin antusias, mengingat tak sedikit para pensiunan yang ingin berbagi pengalaman sekaligus mencurahkan segala aspirasinya yang sekian lama terpendam. Ada beberapa topik menarik yang ditanyakan para pensiunan dalam acara NGOBRAS ini.

Pertama Bapak Narto bertanya mengenai upaya Dapen Telkom dalam memberikan Manfaat Tambahan, dan membandingkan dengan Dana Pensiun lain dalam memberikan Manfaat Tambahan kepada para pensiunannya.

Presdir Dapen Telkom memberi penjelasan bahwa mengenai investasi ada di ranah Pendiri. Komitmen ada di Pendiri yang disahkan oleh OJK dan dilaksanakan oleh Dapen Telkom. Tahun 2017 diberlakukan POJK 5, yaitu Manfaat Tambahan yang berisi tentang pengelola Dapen Telkom dapat memberikan Manfaat Tambahan kepada penerima peserta Dapen Telkom dari hasil kelolaan dana investasinya. Di PDP disebutkan apabila Rasio Kecukupan Dana melebihi yang sudah ditetapkan yaitu 105 dan apabila pengelola performansinya melebihi waktu area, maka dapat diberikan 10% dari hasil investasi berupa manfaat tambahan dalam bentuk dana cadangan.

lalu yang ke dua Bapak Marno bertanya mengenai permasalahan Yakes Telkom, yang ia alami dan juga tetangganya. Diceritakan bahwa ia ketika meminta advice dari dokter spesialis dan memberikan obat untuk diminum dalam satu hari dengan harga sekitar 200 ribu lebih. Obat tersebut adalah obat neoroaid MLC 901 yang berbasis pengobatan herbal. Lalu Pak Marno meminta konfirmasi Yakes Telkom dan ternyata obat tersebut tidak masuk ke dalam Daftar Obat Telkom (DOT).

Pak Marno merasa bahwa jika membeli lewat rumah sakit obat akan langsung diberikan, tetapi jika lewat Yakes Telkom harus menunggu koordinasi dahulu. Akibatnya yang dikhawatirkan maka kecepatan untuk sembuh menjadi terhambat. Yang menjadi pertanyaan, apakah dikarenakan obat yang direkomendasikan oleh dokter belum masuk dalam Daftar Obat Telkom (DOT) atau harga obatnya yang mahal dan budget untuk perorangannya tidak cukup.

Pak Presdir yang kebetulan pernah menjadi pimpinan di Yakes Telkom pun menjawab bahwa Yakes Telkom tidak hanya melihat pada Daftar Obat Telkom (DOT). Setiap ada perkembangan kasus tentang dokter yang memberikan rekomendasi obat, Yakes Telkom akan senantiasa merespon. Jika obat yang tidak ada di dalam Daftar Obat Telkom (DOT), maka Yakes Telkom akan menanyakan kepada Medical Advisor Report apakah obat ini termasuk dalam obat atau suplemen. Jika obat tidak ada dalam DOT, maka obat boleh ditukar dengan obat yang sudah ada di dalam DOT, syaratnya obat tersebut harus memiliki efek terapeutik yang sama atau kandungan yang sama dengan nama dagang yang berbeda dan dipertanggung jawabkan oleh dokter.

selanjutnuya dari Bapak Jujun menyampaikan keluhan sekaligus saran terkait paket Indihome yang dirasakan cukup mahal dan tidak kompetitif harganya dengan para pesaing. Akibatnya ada pensiunan atau karyawan Telkom yang beralih ke provider lain. Sehingga diharapkan Telkom dapat memberikan diskon kepada para pensiunan atau karyawan, seperti halnya Competitor yang konon memberi diskon untuk karyawannya sebesar 10%.
Saran dan keluhan yang disampaikan Bapak Jujun ini, lalu Presdir Dapen Telkom menanggapinya bahwa saran dan masukan tersebut akan disampaikan Ketua Umum P2TEL dan PT Telkom.

Seusai sesi tanya jawab yang berakhir pukul 11.00, lalu acara dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan makan siang bersama. Di sela acara, Ketua Pengurus Cabang P2TEL Yogyakarta sempat melontarkan penawaran menariknya kepada pengurus Dapen Telkom, bahwa Tim Keseniannya siap untuk diundang di acara apapun yang diadakan oleh Dapen Telkom. Tentu penawaran ini disambut positif oleh Dapen Telkom yang diiringi senyum lebar para hadirin yang ikut mendengarkannya.

Kebersamaan itu begitu cepat berlalu. Alhamdulillah, pertemuan yang berkesan itu berjalan dengan lancar dan sukses yang diharapkan dapat memperkuat tali silaturrahmi antara Dapen Telkom dan para pensiunan demi terwujudnya pensiunan yang bermartabat, berdaya dan sejahtera.

TALK SHOW DAPEN TELKOM PADA ACARA PEMBEKALAN PURNABHAKTI

Yogyakarta – DAPEN Telkom bersama dengan HR Service dan Yakes Telkom menyelenggarakan Pelatihan dan Talk Show pada acara Pembekalan Purnabhakti dengan tema “Retirement Fresh Healty and Happy mencerahkan hati menuju Purnabakti” kepada para calon Purnabhakti Telkom bertempat di Hotel New Saphir Yogyakarta (12/3/19)

Hadir dalam acara tersebut KABAG Perencanaan & Pengendalian Program Deny Maulana, Officer 2 Payroll & Pajak MP Agus Hendra Mulyana dan dihadiri oleh 65 calon Purnabhakti Telkom. DAPEN Telkom memberikan edukasi terkait hak dan kewajiban untuk para pensiunan. Acara dilanjutkan dengan talk show dan tanya jawab.

Para Peserta pelatihan diharapkan dapat me-refresh kembali hati agar selalu bahagia dan akhirnya tubuh menjadi selalu sehat. Diharapkan para Peserta mengikuti pelatihan pembekalan dengan sebaik – baiknya sehingga dapat bermanfaat pada saat menjalani masa pensiun nanti.

Mereka dibekali dengan materi Financial Planning atau pengelolaan keuangan masa pensiun dan Entepreneurship for Pre Retirement, Talkshow YAKES Telkom, DAPEN Telkom dan HR Service. Selain itu juga diadakan olahraga dan olah rohani bersama, peserta juga diajak berkunjung ke lokasi praktik/magang di tempat usaha Mitra Binaan Telkom.

Antusiasme para Purnabhakti terlihat pada sesi tanya jawab. Salah satu pertanyaannya, mengapa manfaat pensiun tidak bisa mengalami kenaikan. Untuk pertanyaan ini dijelaskan bahwa Telkom menetapkan pensiunannya adalah Program Pensiun Manfaat Pasti, dimana besaran Manfaat Pensiun sudah ditetapkan dan diperhitungkan diawal dan dijaminkan besarannya sesuai perhitungan sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun (PDP) Telkom. Apabila terjadi kekurangan dana maka akan menjadi resiko dan tanggung jawab pendiri.

Pertanyaan lainnya diantaranya tentang penetapan masa kerja pensiun, ahli waris dan juga tentang pajak. Acara diakhiri dengan pemberian brosur kepada calon PMP dan informasi terkait contact center DAPEN Telkom.

 

 

TALK SHOW DAPEN TELKOM PADA ACARA PEMBEKALAN PURNABHAKTI

Selasa, 19 Maret 2019 bertempat di Hotel The 101 Palembang, Dapen Telkom bersama dengan HR Service dan Yakes Telkom melakukan Talk Show kepada para calon Purnabhakti Telkom.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Pelatihan Pembekalan Purnabhakti dengan tema “Refresh (Retirement Fresh Healty and Happy) mencerahkan hati menuju Purnabakti”. Harapannya, dapat me-refresh kembali hati agar selalu bahagia dan akhirnya tubuh menjadi selalu sehat. HR mengajak para peserta pelatihan untuk mengikuti pelatihan pembekalan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat bermanfaat pada saat pensiun nanti.

Pada pembekalan purnabhakti ini para calon pensiunan dibekali dengan materi Manajemen Spiritual, Financial Planning atau pengelolaan keuangan masa pensiun dan Entepreneurship for Pre Retirement, Talkshow YAKES, Dapen dan HR Service. Selain itu juga diadakan olahraga dan olahrasa bersama, peserta juga diajak berkunjung ke lokasi praktik/magang di tempat usaha Mitra Binaan Telkom yakni pakaian jumputan tenun khas Palembang, Kuliner Thomas pempek, perikanan lele dan kuliner aneka pempek dan tekwan.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Dana Pensiun Telkom yaitu Bapak Ari Sudrajat, Ibu Sriyati dan Lina Marlina dihadiri oleh 66 orang calon Purnabhakti Telkom. Dapen Telkom memberikan edukasi terkait hak dan kewajiban untuk para pensiunan. Acara dilanjutkan dengan talk show dan tanya jawab.

Dalam sesi tanya jawab ini, salah satu pertanyaan yang ditanyakan oleh peserta adalah mengapa masa kerja dihitung hanya sampai dengan 30 tahun, sisanya bagaimana. Besaran MP di Telkom ditetapkan maksimum 75% dari PhDP, artinya F x MK maksimal 75% yang bila dicerminkan dengan MK maka masa kerja yang maksimal adalah 75% : 2.5% = 30 tahun. Sisanya tetap dihargai dengan adanya kenaikan gaji dasar setiap tahunnya sebesar 8% (tidak berhenti dimasa kerja 30 tahun).

Pertanyaan lain yang ditanyakan oleh peserta diantaranya siapa yang menjamin MP peserta, bagaimana jika Dapen salah kelola dalam berinvestasi, dan mengapa daftar retirement tahun 2009 dengan tahun sekarang berkurang. Disamping tanya jawab, Dapen Telkom juga membagikan brosur dan lembar pertanyaan apabila dari peserta masih ada yang ingin ditanyakan dapat menulisnya dilembar tersebut yang nantinya akan kami jawab langsung melalui WA atau email.