Tantangan Penyiapan Dokumen Best Performance Excellence (BPE) Dalam Kondisi Saat Ini di Dana Pensiun Telkom

Oleh Tantri Sujiwati

BEST Perfomance Excellence (BPE) 2020 diselenggarakan dengan tujuan dokumen perusahaan diharapkan mampu memandu mendorong implementasi dan perbaikan demi kemajuan perusahaan untuk mencapai purpose, visi, dan misi. Dokumen ini mengacu pada Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) BUMN, berbasiskan pada nilai-nilai inti dan konsep yang didasarkan pada Business Excellence Framework (Malcolm Baldrige Criteria), serta tata cara pelaksanaan penilaian Best Performance Excellence (*mengganti istilah/penamaan “Best Unit” pada tahun sebelumnya), baik dari sisi Proses dan Hasil, di lingkungan TelkomGroup. Sistem pengukuran kinerja/performansi unit-unit di internal TelkomGroup yang berbasis Malcolm Baldrige/KPKU BUMN memperhatikan aspek-aspek tujuh kategori dan kriteria yang diinterpretasikan atau disesuaikan (customized) sesuai dengan bisnis model di masing-masing unit dan dalam penilaiannya mengacu pada kaidah-kaidah ADLI (Approach, Deployment, Learning dan Integration) dan LeTCI (Level, Trend, Comparation dan Intregation).

Kegiatan Best Performance Excellence ini mulai dilaksanakan 10 Februari 2020, Dana Pensiun Telkom (Dapentel) berpartisipasi aktif dalam menyampaikan dokumen Best Performance Excellence 2020. Ditengah perjalanan masa periode penyampaian dokumen BPE, dunia dilanda wabah penyebaran virus Corona Covid-19 dan termasuk Indonesia. Dalam upaya preventif pencegahan virus Covid 19 di TelkomGroup, maka target submit dokumen BPE diperpanjang menjadi 31 Maret 2020.

Dapentel tetap berupaya menghasilkan karya terbaik dalam hal ini penyampaian dokumen BPE yang berkualitas dengan selalu memperhatikan risiko dan tantangan yang ada. Dalam upaya preventif penyebaran virus Covid-19, Dapentel memberlakukan pembagian pekerjaan yaitu Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH). Hal ini menjadi sebuah tantangan baru yang harus dihadapi Tim BPE Dapentel dalam menyelesaikan pekerjaan dan penyiapan dokumen, oleh Karena itu diperlukan kolaborasi dan koordinasi yang lebih efektif dari tim yang melibatkan berbagai unit dan bidang.

Dengan menetapkan tujuan yang jelas dari Ketua Tim Penyusunan BPE Dapentel yang diharapkan bisa melakukan submit sebelum 31 Maret 2020, maka pelaksanaan pekerjaan menjadi bersifat lebih fleksibel dengan komitmen dan tanggung jawab penuh dari setiap anggota tim. Disamping itu, setiap koordinator tim mencoba menampung berbagai usulan ide yang bersifat membangun dalam upaya percepatan submit dengan tetap mempertahankan kualitas terbaik. Setiap PIC dari masing-masing kategori selalu melaporkan update posisi pekerjaan secara berkala dalam bentuk persentasi penyelesaian pekerjaan dibandingkan dengan target dan masing-masing koordinator akan selalu melakukan review dan evaluasi atas hasil pekerjaan. Integrasi hasil/output dari suatu proses antar kategori adalah suatu bentuk keberhasilan mengelola keseluruhan kinerja unit organisasi, hal inilah yang menjadi concern utama tim BPE Dapentel dalam penyusunan dokumen. Kolaborasi juga dilakukan dengan melakukan koordinasi efektif melalui media online maka informasi antar tim akan selalu ter-update. Sehingga diharapkan Dapentel dapat melakukan submit tepat waktu dengan tetap menghasilkan karya terbaik.

Tekad Dana Pensiun Telkom Sebagai Role Model Pengelolaan Dana Pensiun di Indonesia dengan Konsep Business Excellence Model

Oleh R. Herna Gunawan

DANA Pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun. Dana Pensiun Telkom merupakan Dana Pensiun Pemberi Kerja yang mengelola dan menjalankan program Manfaat Pasti yang menjanjikan Manfaat Pensiun secara berkesinambungan bagi sebagian atau seluruh karyawan PT. TELKOM.

Dasar penyelenggaraan Dapen Telkom berpedoman pada Peraturan Dana Pensiun dari Dapen Telkom yang terakhir diperbaharui dengan Peraturan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Nomor PD.207.04/r.02/PS950/COP-J2000000/2017 tanggal 7 Juni 2017 tentang Peraturan Dana Pensiun dari Dapen Telkom yang telah disahkan oleh Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-34/NB.1/2017 tanggal 15 Juni 2017 tentang Pengesahan atas Peraturan Dana Pensiun dari Dapen Telkom.

Peserta Dapen Telkom adalah karyawan PT Telkom yang telah memenuhi persyaratan dan telah diangkat oleh Direksi sebagai pegawai tetap/karyawan tetap perusahaan sebelum 1 Juli 2002. Jumlah peserta Dapen Telkom per 31 Desember 2019 sebanyak 40.597 orang.

Peserta Dapen Telkom terdiri dari:

  1. Peserta Aktif adalah karyawan PT Telkom yang belum memasuki usia pensiun.
  2. Penerima Manfaat Pensiun adalah Pensiunan, Janda/Duda atau Anak, yang berhak menerima Manfaat Pensiun sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Mantan Karyawan adalah Peserta yang berhenti bekerja sebelum mencapai usia pensiun dipercepat, dan telah mempunyai masa kepesertaan sekurang-kurangnya tiga tahun serta tidak mengalihkan dananya ke Dana Pensiun lain.

Dalam upaya membayarkan Manfaat Pensiun secara berkesinambungan kepada peserta sesuai dengan Misi Dana Pensiun Telkom “ Memelihara kesinambungan Pembayaran Manfaat Pensiun secara tepat waktu, tepat jumlah dan tepat penerima” maka Dana Pensiun Telkom dituntut untuk “Mengembangkan dana secara optimal dan aman melalui pelaksanaan praktik-praktik terbaik serta meningkatkan pelayanan”.

Pengembangan Dana secara optimal harus melalui suatu perencanaan dan strategi yang matang dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi serta Analisa yang cukup mumpuni dan model bisnis yang dirancang senantiasa menghasilkan keunggulan kinerja perusahaan yaitu dicapainya kondisi performansi bisnis yang unggul di atas rata-rata industri sejenis sesuai visi dan misi perusahaan.

Dalam menjalankan misinya, operasional pengelolaan Dapen Telkom didukung dengan kapabilitas dan kapasitas organisasi yang memadai melalui leadership yang berkualitas, struktur organisasi yang didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang kompeten dengan kuantitas optimal, sistem informasi yang handal, serta pengelolaan operasional yang mumpuni melalui penerapan Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) dengan fondasi dasar budaya perusahaan The Dapen Telkom Ways. Dengan penerapan model pengelolaan yang baik telah mengantarkan Dapen Telkom mencapai kinerja terbaik selama beberapa tahun terakhir, disertai dengan beberapa pengakuan baik internal maupun eksternal TelkomGroup.

Konsep kinerja unggul (Performance Excellence) berbasis KPKU ini merupakan suatu tools kesisteman yang embeded dengan pengelolaan sehari-hari perusahaan dan mampu menjadi alat untuk menelusuri dari visi, misi, sasaran strategis, strategi initiative sampai dengan action plan dan pelacakan pencapaian kinerjanya sesuai portofolio bisnis.

Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) yang diadopsi dan diadaptasi dari Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence yang kemudian dikembangkan dan diterapakan dalam lingkungan Kementerian BUMN, pada prinsipnya merupakan metodologi yang mendorong peningkatan performansi perusahaan. Karenanya, implementasi KPKU sejalan dengan spirit transformasi agar perusahaan dapat tumbuh secara berkelanjutan dan mampu bersaing secara kompetitif.

Metodologi KPKU mendorong tata kelola perusahaan yang terintegrasi baik mengenai aspek Leadership, Strategic Planning, Pengelolaan Pelanggan, Pengukuran & Analisis Kinerja dan manajemen pengetahuan, serta pengelolaan tenaga kerja maupun operasional. Sehingga kinerja perusahaan adalah merupakan hasil dari proses yang excellent. Dengan implementasi yang konsiten serta pelaksanaan program Best Unit secara tahunan, yaitu melakukan asesmen Telkom Quality Performance Management System di lingkungan TelkomGroup yang referensi utamanya berdasarkan metodologi KPKU dengan penambahan aspek-aspek yang menjadi focus utama perusahaan, diharapkan dapat menumbuhkan budaya kinerja excellent di lingkungan TelkomGroup. Dampak yang diharapkan tentunya secara khusus mendorong pertumbuhan dan daya saing perusahaan, serta secara umum akan menumbuhkan industri.

Pemaparan tentang KPKU (Kriteria Penilaian Kinerja Unggul) disampaikan oleh Bapak Yayat Sutaryat dari TelkomGroup pada acara Forum Komunikasi Dapen yang digelar di Gedung Dana Pensiun Telkom Bandung atas prakarsa Perkumpulan ADPI (Asosiasi Dana Pensiun Indonesia) dalam upaya memajukan dan meningkatkan pertumbuhan industri dana pensiun sekaligus memperkuat para anggotanya agar mampu memenuhi amanahnya dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus menyejahterakan para peserta atau para pensiunannya.

Work and Life The Power of Diversity

Cikao Park, Purwakarta – Dapen Telkom menggelar acara Family Gathering yang bertema Work and Life The Power of Diversity yang diikuti oleh seluruh Karyawan/ti, Mitra ISH, WLT, Koperasi beserta keluarga. Sabtu (26/10).

Seluruh keluarga menikmati dan terhibur dengan wahana yang berada di Cikao Park, sebuah tempat wisata edukasi dan rekreasi yang cocok bagi keluarga. Tempat wisata yang memiliki konsep kearifan lokal menyuguhkan berbagai wahana. Di area Water Park, memiliki Kolam Ombak, Mandi Busa, dan berbagai kolam lainnya. Cikao Park juga memiliki Taman satwa yang di dalamnya terdapat Taman Burung, Taman Rabbit, Taman Reptil hingga Taman Lampion. Tak ketinggalan terdapat juga Rumah Illusi yang keren untuk berfoto dan ada juga Area ATV serta Area Bermain lainnya yang dapat memanjakan setiap pengunjungnya. Sehingga diharapkan keluarga besar DAPEN Telkom dapat  berkumpul dengan games menarik untuk anak-anak dan untuk orang tua. Untuk lebih menarik keaktifan karyawan/ karyawati dan keluarga, pada acara ini juga dibagikan doorprize bagi peserta yang mengikuti game yang diadakan.

Sulthonul Arifin – Direktur Kepesertaan dalam sambutannya sangat bahagia dapat bertemu dengan seluruh anggota keluarga Dapen Telkom dan para Pengurus pun memperkenal kan anggota keluarga mereka.

Pisah Sambut Presiden Direktur, Direktur Investasi, dan Kabid Managemen Keuangan Dapen Telkom

Bandung – Dapen Telkom menyelenggarakan Farewell Night yaitu pisah sambut Presiden Direktur – Gatot Rustamadji, Direktur Investasi Sujadi Merdeka, dan Kabid Management Keuangan Sutarji, di mana Sujadi dan Sutarji telah memasuki masa pensiun sedang Gatot Rustamadji mendapatkan tugas baru menjadi SA HCM, Jumat (6/9).

Acara tersebut mengundang pula BOD Investee Company Dapen Telkom, para mitra Securtias, mitra Manager Investasi, mitra Perbankan dan mengundang pula Ketua Umum P2TEL Pusat.

Gatot Rustamadji yang kini mutasi kerja menjadi SA HCM dan digantikan Hadian Giri S sebagai PGS. Presiden Direktur Sujadi Merdeka memasuki masa pensiun dan digantikan Abdul Hadi sebagai Direktur Investasi Dapen Telkom. Kemudian Sutarji sebagai Kabid Keuangan juga memasuki masa pension dan Hadian Giri S yang sebelumnya Direktur Keuangan & SDM digantikan oleh Siti Rakhmawati.

Suasana acara digelar sesuai dengan kota kelahiran Gatot Rustamadji yaitu Yogyakarta dengan cukup meriah dan mengharukan. Acara diisi dengan sambutan PGS Presiden Direktur Hadian Giri Santoso, penayangan Video perjalanan karir Sutarji serta pesan dan kesan Sutarji selama bekerja di Telkom. Selanjutnya penayangan Video perjalanan karir Sujadi Merdeka yang tak lupa memberikan pesan dan kesannya, serta penayangan video perjalanan karir Gatot Rustamadji dan menyampaikan pesan dan kesannya.

Acara ditutup dengan memberikan salam perpisahan dari seluruh Karyawan Dapen Telkom dan para undangan.

 

Dapen Telkom memperingati“Hari Pelanggan Nasional 2019” dengan “Serve Beyond Expectation”

Bandung –  Dapen Telkom merayakan Hari Pelanggan Nasional dengan tema “ Serve beyond Expectation”, yang bermakna spirit melayani melebihi dari yang diharapkan kepada PMP yang merupakan Great Heroes Dapen Telkom. Pada hari yang istimewa ini, kepada PMP yang datang ke Dapen Telkom dilayani langsung oleh para Senior Leader. Rabu (4/9).

Acara Hari Pelanggan Nasional ini terbagi menjadi 2 acara, yaitu acara yang diadakan di Dapen Telkom dengan target peserta yang datang adalah para PMP yang langsung datang ke Dapen Telkom untuk pemenuhan hak, kewajiban dan kebutuhan mereka, dan acara yang diadakan di Hotel Topas yaitu edukasi sekilas mengenai Dana Pensiun yang dihadiri oleh para pengurus P2TEL Pusat, P2TEL Cabang se- Jawa Barat, dan P2TEL Cabang se-Jabodetabek.

 

M Sulthonul Arifin – Direktur Kepesertaan, Djaka Sundan – Ketua Umum PP P2TEL, dan para Senior Leader Dapen Telkom turun langsung melayani para PMP yang datang ke Dapen Telkom dengan layanan Simpul Mobile yang merupakan aplikasi mobile berbasis android yang didalamnya terdapat info-info terkini, info rekan, dan juga form data ulang mandiri. Layanan lainnya diantaranya adalah slip gaji, surat keterangan, permintaan kartu pensiunan dan lainnya. Kepada PMP yang datang di Hari Pelanggan Nasional ini, diberikan souvenir dan juga doorprize yang menarik khusus di Hari Pelanggan. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Dapen Telkom untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada PMP.

Seminar di Hotel Topas, dihadiri oleh 5 pilar penopang kesejahteraan PMP yaitu PT Telkom, Dapen Telkom, Yakes Telkom, P2TEL, dan Sekar Telkom. Sesi pagi diisi oleh Bambang Sri Mulyadi sebagai pemateri dari ADPI (Asosiasi Dana Pensiun Indonesia) yang memberikan materi sekilas mengenai Dana Pensiun. Para undangan yang hadir dalam kesempatan ini sangat antusias untuk mendengarkan pemaparan materi dan juga sesi tanya jawab. Acara sesi pagi ditutup dengan pembagian doorprize.

Untuk sesi siang diisi oleh Samsul Arifin sebagai pemateri dari seminar Spiritual Leadership. Pada sesi ini disampaikan “apa sih misi kita kedepan ? bagaimana kita dapat bermanfaat untuk banyak orang? Bagaimana kita berbisnis tanpa berhutung ?”. Bagi PMP yang baru ingin berbisnis tetapi belum memiliki pengalaman, mereka menyediakan komunikasi untuk saling berbagi mengenai kiat-kiat bisnis sukses.

Melalui momentum Hari Pelanggan Nasional ini, kami mengucapkan terimakasih kepada PMP dan membuat kami lebih bersemangat lagi untuk memberikan edukasi dan pelayanan terbaik kepada PMP. “Dapen Telkom Always The Best”.

Training & Workshop “Becoming Great & Leader Through Leadership Effectiveness” Batch-2

Garut – Dapen Telkom mengadakan program training & workshop bertema “Becoming Great & Leader through Leadership Effectiveness” Batch-2 oleh Agregata, yang di peruntukan Karyawan Dapen Telkom. Rabu (21/8).

Menurut Gatot Rustamadji – Presiden Direktur Dapen Telkom ini sangat penting, kami Pengurus semua ada disini dan kami sangat menyadari bahwa kata ”dikenal” itu adalah tugas kita sebagai Pengurus untuk memberikan ruang bagi rekan-rekan sekalian agar kita bisa maju kedepan. Tahun 93 Gatot mendapatkan program seperti ini kesempatan pertama yang dilakukan adalah profiling terlebih dahulu untuk mengetahui kelemahan kita dimana. Ini merupakan komitmen kami, Anda akan diberikan ruang untuk dilibatkan dalam rawas dll, ini akan di awali dari kalian kita agar kalian dikenal ini sangat baik. Kita harus/ layak di kader jajaran TelkomGroup. Bagaimana anda melihat suatu permasalahan, untuk itu untuk perjalanan karir kita.

Sujadi Merdeka – Direktur Investasi Dapen Telkom menyebutkan ada tiga hal dalam management mendasar yaitu yang pertama itu bagaimana menggerakan sumber daya manusia agar mau dan tau bekerja dengan baik. Kalau mau tetapi tidak tau maka penyelesainnya gampang ikutkan sajah ke Pendidikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pengetahuannya. Namun kalau tau tapi tidak mau, maka akan menjadi sulit dalam mengatur, yang ke dua bagaimana pelanggan kostumer agar dapat dipenuhi keinginannya. Kebutuhan pelanggan kostumer ada 2 hal kebutuhan praktis dan psykologis (bukan biologis), untuk kebutuhan praktis contohnya kalau karyawan ingin naik gaji maka dengan kenaikan gajinya dipenuhi maka selesainya keinginannya, namun kalau belum bisa dipenuhi maka harus diberikan penjelasan sehingga dapat bisa mengerti secara psykologisnya. Ketiga bagimana untuk menjadi Pimpinan dalam suatu unit, maka anda harus berani memutuskan.

Hadian Giri – Direktur Keuangan & SDM Dapen Telkom, pertama kali Hadian dan Gatot masuk Dapen Telkom kita berkomitmen untuk membangun Dapen & waktu itu di mulai dari fisik yang mau di rubah dan kita tidak kalah dengan orang-orang Telkom. Kita mulai juga dengan pola karir dulu kalo dulu posisi manager sudah paling top sekarang mulai pelan-pelan di mulai. Awalnya ada masukan dari teman-teman milenial bahwa mereka susah sekali untuk komunikasi dengan atasan lalu munculnya ide ini untuk mengadakan training ini. Semoga kedepan kita lebih banyak lagi mengadakan training lagi. Karir adalah tugas dari orang-orang SDM dan Dapen sekarang menjadi tujuan karir orang – orang menurut orang-orang di luar.

Sulthonul Arifin – Direktur Kepesertaan Dapen Telkom menambahkan, sudah jelas tujuan training disini bahwa kita semua disini ingin menjadi Great People/ Great Leader, tidak peduli siapa yang meng-coaching, tapi dia bisa mengantarkan orang menjadi Great Leader, saya yakin dan percaya hasilnya akan luar biasa, One word is commitment, Coaching itu memberikan suatu commitment, commitment punya tujuan yang sama, masalah yang sama, yang penting cara yang sama. The Best Coach adalah dirinya sendiri bahwa kita harus merubah diri kita sendiri sebelum meng-coach orang lain merubah. Commitment is What the talk. Kader-kader terbaik Dapen Telkom dengan cara meng coach The Best adalah yang bisa meng coach dirinya sendiri. CorpComm

Kids Go To Office

Bandung – Dalam rangka hari anak nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli dan sesuai dengan kegiatan yang telah teragendakan dalam Calendar of Culture Activity (COCA), Dapen Telkom mengadakan program Kids go to office yang bertujuan memperkenalkan lingkungan kerja Ayah Bunda-Nya di Dapen Telkom. Selain itu sebagai momen yang pas untuk membangun kesadaran bertapa pentingnya peran serta menjaga kelestarian alam dan juga sebagai sarana menambah wawasan kebangsaan.  (26/7)

Gatot Rustamadji – Presiden Direktur Dapen Telkom menyampaikan bahwa anak-anak ini adalah amanat yang di berikan kepada kita yang paling berharga dalam hidup kita. Bayangkan dari Senin sampai Jumat dari pagi sampai malam kita meninggalkan anak-anak kita untuk bekerja, secara psikologis anak- anak merasa bahagia dan bangga dengan orang tuanya yang bekerja di lingkungan yang baik, kita sebagai orang tua harus menjaga betul anak-anak kita, dengan perkembangan dunia saat ini yang sangat mempengaruhi mereka, jangan sampai masa depan mereka tidak lebih baik dari kita, mereka harus lebih baik. Pasti harapan kita sebagai orang tua dapat membanggakan keluarga, Agama, Bangsa dan Negaranya di kemudian hari. Mari kita siapkan mereka menjadi generasi emas.

Anak-anak diajak untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, Selanjutnya acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai macam permainan diantaranya, pembagian kelompok untuk office tour ke ruang kerja Sisfo, ruang kerja Pelayanan, dan ruang kerja Investasi disana mereka mendapatkan penjelasan mengenai ruang kerja dan mini games. Mereka sangat antusias dan happy 😊 di hari itu.

Halalbihalal Keluarga Besar Dana Pensiun Telkom dan Investee Company

Bandung Jumat (14/6/2019) – Dana Pensiun Telkom mengadakan acara Halalbihalal yang di ikuti oleh seluruh Karyawan dan Investee Company Dapen Telkom.

Acara diawali dengan makan siang bersama dilanjutkan dengan Tilawatil Qur’an oleh Ustad Sony AL Ghoribi.

Presiden Direktur Dapen Telkom Gatot Rustamadji memberikan sambutan bahwa setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan yang salah satu maknanya adalah melatih tingkat sensitive kita untuk senantiasa menyadari keberadaan kita dengan berfikir dan bertindak amanah. Hal tersebut diimplementasikan dalam kehidupan melalui bagaimana kita mengapresiasi orang lain, saling menyayangi dan selalu melaksanakan amanah kepada sesama

Pengurus telah memberikan ruang gerak yang menjadi hak Pegawai DAPEN Telkom, sehingga sudah sewajarnya bila para Pegawai DAPEN Telkom juga memiliki amanah untuk berprestasi dan bekerja lebih baik sehingga DAPEN Telkom menjadi semakin baik.

Juga disampaikan bahwa pegawai DAPEN Telkom beruntung, khususnya para milenial, telah menjadi trendsetter di lingkungan afiliasi TelkomGroup. Sehingga diharapkan melalui semangat halalbihalal, seluruh pegawai lebih bersemangat lagi agar DAPEN Telkom lebih baik dalam menjalankan perannya.

Gatot Rustamadji juga menyampaikan bahwa seluruh Pegawai harus yakin telah bekerja dilingkungan yang benar, bekerja sesuai norma-norma yang selalu diajarkan dengan benar sebagaimana pada saat dalam kandungan, orang tua kita meng-adzan-kan dengan harapan agar kita senantiasa berada dalam kebenaran. Dengan bekerja benar di lingkungan kerja yang benar berarti kita telah menghormati orang tua yang selalu mendoakan kita dan juga diri sendiri.

Oleh sebab itu tugas Pengurus sesuai amanahnya adalah memimpin Pegawai DAPEN Telkom untuk tetap bekerja penuh semangat dengan dedikasi dan integritas yang tinggi karena kalau tidak maka akan melanggar aturan atau yang paling utama adalah menghianati amanah orang tua kita.
Salah satu upaya yang saat ini dilakukan oleh manajemen, khususnya Bidang SDM adalah tengah disusunnya pola karir dan remunerasi Pegawai internal DAPEN Telkom.

Semangat halalbihalal ini senantiasa akan dijaga dengan selalu bekerja dan berfikir amanah agar DAPEN Telkom semakin baik dalam menjalankan perannya.

Dalam acara ini juga dimeriahkan oleh Marawis El-Zahra dan Band Dapen Telkom dengan menyanyikan beberapa lagu. Acara tersebut diakhiri dengan foto bersama.

Direktur Kepesertaan memberikan Sharing Management dalam Kegiatan Ramadhan 1440 H di Dapen Telkom

Musholla Raji’ul Hadi (16/5) Direktur Kepesertaan –                              Bpk. M. Sulthonul Arifin memberikan Tausiyah dan Sharing Management bertema Ilmu dalam Islam Kepada seluruh Karyawan Dapen Telkom.

Pa Sulthonul menyampaikan, Siapa yang menginginkan di dunia nya enak, harus tau ilmu nya, kalo ingin bahagia di akhirat ada ilmu nya kalo ingin bahagia kedua-duanya itu juga ada ilmunya.

Pada surat Al-Imron 190.
Allah berfirman :
Sesungguhnya Allah menciptakan langit dan bumi itu menjadi tanda-tanda bagi orang yang disebut Allah itu Ulil Albab, Bahasa Arab nya arti Ulil itu adalah tali Albab itu adalah pelana jadi yang bisa mengendalikan kuda. Disini ditafsirkan adalah orang-orang yang mempunyai ilmu.

Apakah tanda-tanda orang-orang yang mempunyai Ulil Albab, orang yang selalu ingat kepada Allah kapan dan dimanpun berada, dalam kondisi berdiri, duduk atau terlentang, dia akan menyimpulkan dengan ilmu nya itu robbana….

Ya Allah semua apa yang kau ciptakan di muka bumi ini maupun langit tidak ada satu pun yang tercuma-cuma, semua ada hikmahnya.

Itulah kalo kita mencari ilmu kita akan mendapat kesimpulan itu, sebagai contoh yang disampaikan dalam surat Al Imron 190.
Apapun yang diciptakan Allah, apakah itu benar atau kejadian apapun tidak ada yang sia-sia.

Subhanallah adalah kata2 pujian biasanya diawali kejadian-kejadian luar biasa yang secara akal sajah itu tidak bisa menerima, tapi kalo orang beriman dengan ilmu nya pasti percaya. Kalo kita semakin punya ilmu semakin kita takut kepada Allah dan semakin takwa, bukan sebailknya.

Kita belajar saham setiap hari, waktu nya sholat di tunda-tunda, boleh belajar ilmu lain tapi kembali lagi, apabila kita saatnya kembali ya kita kembali.

Apakah ilmu yang sudah kita dapatkan apakah sudah seperti itu
dalam Islam mencari ilmu itu ada hukumnya yaitu Fardhu Ain, ada Fardhu Kifayah ada makruh ada mubah ada juga yang haram.
Sama dengan kejadian- kejadian yang diciptkan Allah untuk makanan kita atau pekerjaan-pekerjaan kita sehari-hari.

Fardhu Ain itu tidak bisa ditawar- tawar, semua umat hamba Allah atau kita sendiri ataupun anak- anak wajib diberikan bekal Fardhu Ain untuk ilmu yang pertama adalah Ilmu Tauhid, Ilmu Ketuhanan Ilmu ke Esaan Allah.
Sudahkan anak-anak kita diberikan bekal itu?
Ayo koreski, itu adalah Fardhu Ain, kalo kita kerjakan dapat pahala kalo kita tinggalkan mendapat dosa.

Kita mau ibadah sholat, mau ngaji mau beribadah kepada Allah semua di awali dengan toharoh yaitu bersuci.
Karna syarat menghadapi Allah syah nya sholatnya, syah nya ngaji, syah nya ihrom syaratnya bersuci.
sudah kah kita belajar tentang Ilmunya ?